Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

PHRI Kalsel Sebut Tingkat Hunian Hotel di Kalsel Meningkat, Rata-rata Okupansi 67%

PHRI Kalsel menyebut semenjak era new normal, tingkat hunian hotel di Kalsel meningkat

istimewa
Ilustrasi-Salah satu ruang di Hotel Rodhita Banjarmasin. 

BANJARMASINBPOST, BANJARMASIN - Perekonomian di Kalsel kini merangkak naik pasca era New Normal. Di sektor hunian di perhotelan juga melihat ada indikasi naik. 

Sekertaris BPD, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalsel, Nurul Fahmi,SM, yang juga GM Roditha Banjarbaru menjelaskan bahwa hunian hotel mulai naik. 

"Alhamdulillah mulai juni hunian meningkat, rata-rata okupansi 67%,"sebut Fahmi,Kamis (10/6/2021).

Dijelaskan Fahmi, sektor kenaikan ini dipicu dari kegiatan  pemerintahan atau government yang  sebagian sudah melakukan pertemuan atau Bimbingan Teknis (bimtek). 

Baca juga: Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Kalimantan Selatan Mulai Membaik

Baca juga: Hunian Hotel Turun di Akhir dan Awal Tahun, Begini Aspirasi PHRI Banjarmasin kepada Pemerintah

Dia berharap point peningkatan hunian hotel ini terus meningkat semakin tinggi hingga ke akhir tahun nanti. 

Dari gambaran data BPS menunjukkan bahwa sebelum Juni, digambarkan hunian hotel menurun. 

Dimana Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang bulan April 2021 terjadi penurunan dari 
bulan sebelumnya.

TPK bulan April 2021 sebesar 34,20 persen atau turun 4,18 poin dibanding TPK bulan Maret 2021 sebesar 38,38 persen. Dibandingkan dengan TPK pada periode yang sama tahun sebelumnya yaitu April 2020 yang sebesar 13,29 persen, terjadi kenaikan sebesar 20,91 poin. 

Berdasarkan klasifikasi hotel bintang, pada bulan April 2021, TPK tertinggi dicapai oleh kelompok hotel bintang 4, yaitu sebesar 40,83 persen, sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel bintang 1 sebesar 12,88 persen. 

Jika dibandingkan bulan sebelumnya, klasifikasi hotel bintang 4 mengalami penurunan sebesar 1,45 poin,klasifikasi hotel bintang 2 turun sebesar 1,51 poin, klasifikasi hotel bintang 1 turun sebesar 3,00 poin, dan klasifikasi bintang 3 mengalami penurunan sebesar 7,81 poin.

Adapun TPK hotel non bintang pada bulan April 2021 terjadi penurunan dibandingkan dengan bulan Maret 2021. 

Adapun TPK hotel non bintang pada bulan April 2021 sebesar 17,91 persen, atau turun 1,99 poin dibandingkan TPK bulan Maret 2021 yang sebesar 19,90 persen. 

Dibandingkan dengan TPK pada periode yang sama tahun sebelumnya yaitu bulan April 2020 yang sebesar 10,91 persen, TPK bulan April 2021 naik sebesar 7,00 poin. 

Baca juga: Libur Panjang, Tingkat Hunian Hotel di Banjarmasin Meningkat Lebih 80 Persen

Baca juga: Keramaian Dilarang di Pergantian Tahun 2021, Hunian Hotel Drop Lagi

TPK tertinggi pada hotel non bintang bulan April 2021 dicapai oleh kelompok hotel dengan jumlah kamar 41 - 100 yaitu sebesar 26,16 persen, sedangkan TPK terendah terjadi pada kelompok jumlah kamar 25 - 40 sebesar 15,70 persen. 

Dibandingkan bulan sebelumnya, TPK kelompok hotel dengan jumlah kamar < 10 naik 3,43 poin, kelompok dengan jumlah kamar 10 - 24 turun 1,48 poin, kelompok dengan jumlah kamar 25 - 40 turun 2,95 poin, dan kelompok dengan jumlah kamar 41 - 100 turun sebesar 4,80 poin. (Banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved