Breaking News:

Berita Banjarbaru

Viral Video Pemuda Mabuk Melawan Petugas di Loktabat KM 33 Kalsel, Akhirnya Berdamai

Viral video seorang pemuda mabuk diamankan polisi di Jalan A Yani Km 33 Banjarbaru diselesaikan secara damai

AKP Tajudin Noor untuk BPost
Dimediasi polisi, Pemuda Mabuk berdamai dengan korban, Kamis (10/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU-Warga dan pengendara yang melintas di Jalan Ahmad Yani KM 33 No 200 depan rumah makan Yusuf kelurahan loktabat Selatan kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru dibuat geger dengan terjadinya perkelahian, Kamis (10/6/2021) pukul 19 30 WITA.

Hal itu disebabkan ARS dalam kondisi pengaruh minuman keras sehingga emosi tidak terkontrol menyiramkan minuman keras ke istri serta anak, AS.

Tidak terima AS yang seorang ASN Kabupaten Banjar ini pun emosi sehingga sempat terjadi ketegangan.

Beruntung peristiwa tersebut bisa dilerai warga dan petugas Polres Banjarbaru yang berada di lapangan.

Baca juga: Bawa Senjata Tajam, Pria Mabuk di Palangkaraya Kalteng Diamankan Polisi

Baca juga: Remaja di Bawah Umur di Palangkaraya Mabuk Lakukan Kekerasan hingga Tusuk Ibu Hamil

Baca juga: Penembakan di Tanahbumbu, Diawali Cekcok Antara Korban dan Pria Mabuk Berakhir dengan Bunyi Tembakan

Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasubbag Humas AKP Tajudin Noor membenarkan kejadian tersebut.

Namun kata Tajudin kesalahpahaman ini membuat keduanya berdamai dan membuat surat pernyataan.

"Atas kejadian tersebut kedua belah pihak secara sepakat untuk menyelesaikan hal tersebut secara kekeluargaan," ujar Tajudin.

Isinya ARS warga Landasan Ulin Utara Banjarbaru selaku pihak pertama meminta maaf kepada AS selaku pihak kedua.

Atas kejadian tersebut pihak kedua menerima permohonan maaf dari pihak pertama.

Pihak pertama berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut baik kepada pihak kedua maupun ke orang lain.

Baca juga: Sering Mabuk Miras dan Ganggu Warga, Oknum ASN di Palangkaraya Kalteng Ini Diciduk Polisi

Kedua belah pihak ujar Tajudin tidak saling akan menuntut secara pidana maupun perdata.

Dengan adanya surat perjanjian perdamaian secara kekeluargaan ini untuk masalah tersebut di atas dianggap selesai. (banjarmasin post.co.id/Khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved