Breaking News:

Berita Batola

Diterpa Pandemi Covid-19, Proyek Pembangunan Jalan Kutabamara di Batola Tetap Dilanjutkan

Meski diterpa Pandemi Covid-19, namun Pemkab Batola tetap kekeh untuk proyek jalan Kutabamara (Kuripan-Tabukan-Bakumpai-Marabahan)

banjarmasinpost.co.id/muhammad tabri
Wakil Bupati Barito Kuala, H Rahmadian Noor bersama Kabid, Bina Marga Dinas PUPR Batola, Edi Supriadi, saat meninjau progres pengerjaan Jalan Kutabamara beberapa waktu lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Meski masih dalam terpaan pandemi Covid- 19, upaya Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) dalam menuntaskan program prioritas terus diperjuangkan.

Di antara program yang menjadi prioritas adalah proyek jalan Kutabamara (Kuripan-Tabukan-Bakumpai-Marabahan) sepanjang kurang lebih 60 km.

Pengerjaan akses darat masyarakat utara Batola ini merupakan proyeksi yang dimulai sejak 2018 hingga 2022 mendatang.

Diungkapkan Edi Supriadi, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Batola, di tahun ini pihaknya tetap melanjutkan pengerjaan Jalan Kutabamara, termasuk pembangunan sejumlah jembatan.

Baca juga: Memprihatinkan, Pelabuhan Pasar Marabahan Batola Kalsel Kian Rusak

Baca juga: Kebakaran di Kalsel, Delapan Ruangan SMA 1 Marabahan Terbakar Diduga Korsleting Listrik

"Tahun ini ada pengerjaan jalan sekitar sembilan kilometer dan 10 buah jembatan," ucap Edi. Jumat (12/6/2021).

Ia pun menambahkan, pengerjaan akan terus berlanjut hingga akses warga di sejumlah desa Kecamatan Kuripan itu terhubung. Namun di tengah kondisi pandemi yang masih bertahan, maka penganggaran pun turut terdampak pengurangan.

Menyinggung pembangunan 10 jembatan yang diusulkan, Edi pun menjelaskan bahwa kontruksi yang digunakan yakni dengan kayu ulin, bukan beton.

Hal ini lagi-lagi berkenaan dengan pendanaan yang terbatas.  Sejatinya bisa dibangun dengan kontruksi beton, tapi jumlahnya lebih sedikit.

"Tetap kita bangun sebanyak 10 buah dengan material kayu, jadi diharapkan masyarakat sekitar atau yang melintas sama-sama menjaga keamanannya. Agar bertahan lebih lama," pesan Edi.

Baca juga: Kebakaran Kalsel, Api Hanguskan Sebuah Rumah Kosong di Antar Baru Batola

Hal ini penting disampaikan lanjut Edi, karena sejauh ini pihaknya telah menjalankan program yang sesuai dan mendapati temuan ada oknum yang tega mengambil material kayu jembatan hingga rusak dan tidak berumur  panjang.

"Tentunya sangat disayangkan, yang mana jembatan kan keperluan bersama, ya kalau bisa sama-sama sadar dan dijaga keberadaannya," pungkas Edi. (Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri) 

Penulis: Muhammad Tabri
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved