Breaking News:

Berita Batola

DPMD Batola Dukung Program SAKTI untuk Tingkatkan Kinerja Perangkat Desa

Camat Marabahan Eko Purnomo Sakti hadirkan si SAKTI, satuan penilaian terhadap kinerja perangkat desa dalam menjalankan tugasnya

Penulis: Muhammad Tabri
Editor: Eka Dinayanti
Eko untuk Banjarmasinpost
Bimbingan teknis penerapan SAKTI di Kantor Kecamatan Marabahan 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Tingkatkan kesadaran akan tanggung jawab dan kinerja perangkat desa, Camat Marabahan Eko Purnomo Sakti hadirkan si SAKTI.

SAKTI merupakan akronim dari Sistem Penilaian Kinerja Perangkat Secara Individu.

Bentuknya berupa satuan penilaian terhadap kinerja perangkat desa dalam menjalankan tugasnya di masyarakat.

"Jadi melalui SAKTI ini akan terdata apa, bagaimana dan apakah kinerja aparat desa dilaksanakan berdasarkan target-target yang disepakati," ungkap Eko, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Narkoba Kalsel, Gara-gara Paket Kecil Sabu, Tiga Warga di Batola Digelandang ke Sel

Baca juga: Sempat Heboh, Motor Boy Terbakar di Jembatan Rumpiang Batola

Ia juga menambahkan, ada banyak manfaat yang bisa diambil dengan penerapan program ini.

Yakni sebagai upaya meningkatkan kesadaran individu perangkat desa, sebagai bahan penilaian, evaluasi, hingga sebagai pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan.

Sisi positif yang lain dari penerapan ini juga akan menumbuhkan profesionalitas kerja yang baik, sehingga puasnya masyarakat dalam pelayanan.

"Untuk langkah awal kita akan terapkan di Kecamatan terlebih dahulu. Hari ini telah memasuki tahap kedua bimbingan teknis terhadap 24 peserta" beber Eko.

Baca juga: Kronologis Tewasnya Pejalan Kaki di Pajukungan HST, Sebelum Mengenai Korban, Mobil Tabrak Tembok

Terkait upaya meningkatkan kinerja aparat sesa melalui si SAKTI ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Barito Kuala, Mochammad Aziz, menyambut baik dan antusias.

Ia berharap inovasi-inovasi dalam hal memaksimalkan pelayanan kepada masayarakat dapat selalu dikembangkan.

"Kita akan dukung penerapannnya. Pertama di Kecamatan Marabahan, ke depannya secara bertahap akan diterapkan di seluruh desa/kelurahan se Batola," ucap Aziz.

Ia pun mengutarakan, sejauh ini untuk penilaian perangkat desa dengan beberapa indikator ini merupakan kali pertama dan terobosan baru di Kalimantan khususnya.

(Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved