Breaking News:

Banjarbaru Juara

Ermina Wartono Beri Arahan di Rapat Tim PPA Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak Kota Banjarbaru

Ermina Fujianti Wartono memberikan arahan pada Rapat Tim PPA Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kota Banjarbaru

Humpro Setdako Banjarbaru
Ermina Fujianti Wartono memberikan arahan 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Ermina Fujianti Wartono didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan perlindungan Anak Kota Banjarbaru Hj Mahrina Noor memberikan arahan pada Rapat Tim PPA Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kota Banjarbaru, Jum’at (11/6/2021).

Acara bertempat di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan perlindungan Anak Kota Banjarbaru dihadiri Tim PPA Kota Banjarbaru.

Rapat Tim PPA Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kota Banjarbaru
Rapat Tim PPA Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kota Banjarbaru
(Humpro Setdako Banjarbaru)

Ermina Fujianti Wartono menyampaikan sebagai manusia, perempuan dan anak juga memiliki hak yang sama dengan manusia lainnya di muka bumi ini, yakni hak yang dipahami sebagai hak-hak yang melekat (inherent) secara alamiah sejak ia dilahirkan, hak untuk mendapatkan kebebasan dari segala bentuk kekerasan, penindasan, penganiayaan, atau perlakuan apapun lainnya yang menyebabkan manusia itu tak dapat hidup secara layak sebagai manusia.

Karena itu, kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan salah satu rintangan terhadap keberhasilan pembangunan.

"Karena bagaimanapun juga, tindak kekerasan akan berdampak terhadap korban seperti kurangnya rasa percaya diri, menghambat kemampuan perempuan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial, mengganggu kesehatannya, mengurangi otonomi, baik di bidang ekonomi, politik, sosial budaya serta fisik," kata dia.

Rapat Tim PPA Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kota Banjarbaru
Rapat Tim PPA Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kota Banjarbaru
(Humpro Setdako Banjarbaru)

Demikian juga dengan anak, kepercayaan pada diri sendiri dalam pertumbuhan jiwanya akan terganggu dan dapat menghambat proses perkembangan jiwa dan masa depannya.

Padahal Undang-Undang No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak memberikan kewajiban bagi semua pihak termasuk negara untuk melindunginya.

"Fenomena kekerasan terhadap perempuan dan anak tentunya merupakan bentuk kekejaman yang harus bersama kita hentikan," sambung dia.

Mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, sampai dengan prostitusi online anak, merupakan kasus yang harus ditangani bersama-sama.

Ermina Fujianti Wartono mengucapkan terimakasih serta mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan.

Melalui Rapat Tim Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kota Banjarbaru, dirinya berharap seluruh stakeholder dapat saling bersinergi dengan baik dan bersama-sama menangani masalah yang tentunya sangat berdampak dalam jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ermina Fujianti Wartono juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh SKPD terkait serta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Kota Banjarbaru. (aol)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved