Breaking News:

Berita Banjamasin

Heboh Induk Lutung Tersengat Listrik di Sungai Andai Banjarmasin, Anaknya Selamat

Warga Jalan Bawang Putih Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara dihebohkan dengan adanya seekor primata berjenis Lutung Kelabu tersengat l

Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Anak Lutung Kelabu bernama Batih, yang selamat saat induknya tersengat listrik. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Warga Jalan Bawang Putih Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara dihebohkan dengan adanya seekor primata berjenis Lutung Kelabu tersengat listrik, Kamis (10/6/2021) malam.

Lutung kelabui didapati tergeletak setelah tersengat listrik, saat berusaha menyeberang dari tiang listrik.

Yang cukup menjadi perhatian, ternyata ada dua ekor yakni sang indukan dan juga satu ekor anaknya.

Sang induk pun diketahui mati di tempat, sedangkan sang anak selamat dan akhirnya dievakuasi oleh Animal Rescue BPBD Banjarmasin.

Baca juga: Insiden Kesetrum Kalsel, Pasang Jaringan Internet, 2 Pekerja di Balangan Tersengat Listrik, 1 Tewas

Baca juga: Pemancing Tersengat Listrik di Persawahan Pematang Baru Kabupaten Banjar

Baca juga: Tersengat Listrik, Warga Cahaya Baru Batola Meregang Nyawa

Baca juga: Tersengat Listrik Saat Mengecek dan Bersihkan Rumah, Warga Martapura Timur Meregang Nyawa

Proses evakuasi pun melalui video yang ramai beredar di media sosial cukup dramatis, karena sang anak tidak mau berpisah dari induknya dan meronta-ronta.

Anak Lutung Kelabu yang diperkirakan berusia satu bulan dan dinamai Batih oleh warga yang menemukannya ini pun sudah diamankan oleh Animal Rescue BPBD Banjarmasin.

"Awalnya kami dapat laporan dari warga. Sampai di TKP, sayang induknya sudah meninggal dunia di tempat. Sedangkan anaknya masih selamat, meski sempat tertindih dan stres karena kehilangan induknya," ucap Andi Putra, Koordinator Lapangan Animal Rescue BPBD Banjarmasin, Jumat (11/6/2021) pagi.

Dia mengatakan, setelah diamankan, pihaknya langsung menghubungi dokter hewan untuk memeriksa kondisi kesehatan Batih. Hasilnya semua dinyatakan sehat, meskipun Batih sempat mengalami stres.

"Setelah kita bawa Batih semalaman teriak-teriak stres. Mungkin karena kehilangan induknya. Tapi dari fisik aman tidak ada luka atau tulang yang patah saat jatuh dan tertindih," katanya.

Ditambahkannya bahwa keluarnya hewan primata ini dari habitatnya diperkirakan akibat bahan makanan yang menipis. Sehingga hewan yang tergolong langka kategori Appendix 2 ini pun keluar untuk mencari makan.

"Di kawasan Sungai Andai memang masih terdapat habitat jenis hewan tersebut. Selanjutnya hewan ini kita serahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Penulis: Frans Rumbon
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved