Breaking News:

Berita HST

Satu Hari Dua Nyawa Melayang di Pajukungan HST, Setelah Pejalan Kaki, Pengendara Tewas Ditabrak

Kondisi jalan di Pajukungan HST yang licin saat diguyur hujan menyebabkan kecelakaan yang menelan korban, dalam satu hari 2 kali terjadi tabrakan

Balakar 654 Murakata
Kecelakanan lalu lintas ke dua di Jalan Pajukungan, Barabai,HST Kamis 10 Juni 2021. Kasus kecelakaan pertama terjadi di jalan yang sama di titik berbeda, kedua korban meninggal dunia 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Dalam satu hari, dua kasus kecelakaan lalu lintas menelan dua korban di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Setelah kasus pertama pejalan kaki tewas di jalan Pajukungan, Barabai, Kamis 10 Juni 2021, pukul 17.00 Wita, di TKP yang sama kecelakaan kembali terjadi pukul 17.45 wita.

Dua insiden itu terjadi di tengah guyuran hujan deras.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres HST AKP Supriyato kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (11/6/2021) menjelaskan, kasus kecelakaan kedua terjadi tak jauh dari TKP pertama.

Baca juga: Kronologis Tewasnya Pejalan Kaki di Pajukungan HST, Sebelum Mengenai Korban, Mobil Tabrak Tembok

Baca juga: Kecelakaan di Kalsel , Tertabrak Mobil Pikap di Pajukungan HST, Pejalan Kaki Meninggal Dunia

Tabrakan antara mobil carry pikap DA 7445 EA, yang dikemudikan Mugni Utuh dengan sepeda motor Honda CB DA 2148 NO yang dikendarai Taufik Aryadi.

Pengemudi mobil yang tercatat sebagai warga Desa Perumahan Kecamatan Labuanamas Utara HST tak mengalami luka, sedangkan pengendara sepeda motor, yang ber KTP Jawa Tengah, mengalami luka robek di bagian kepala dan luka lebam di bagian mata hingga akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian.

Dijelaskan Supriyatno, sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas, Suzuki Carry melaju dari arah Barabai menuju arah Pantai Hambawang sedangkan pengendara sepeda motor Honda CB 150 warna melaju dari arah Pantai Hambawang menuju Barabai.

Baca juga: Glamping Pantai Batakan Tak Kunjung Dipasang, Dispar Tala Targetkan Juli Nanti

Sesampainya di Jalan A. Yani Desa Pajukungan Rt. 002 Rw. 001, sepeda motor dengan kecepatan tinggi mendahului sepeda motor yang berada di depannya.

Karena jalan yang basah dan licin ditambah hujan cukup deras, pengendara tidak dapat mengendalikan sepeda motornya.

"Korban terjatuh dari sepeda motor nya dan tiba-tiba datang mobil mobil carry dari arah yang berlawanan dan langsung menabrak korban yang terjatuh di aspal jalan. Korban meninggal dunia di tempat, selanjutnya dibawa ke RS. H. Damanhuri Barabai untuk dibersihkan luka-lukanya dan divisum," kata Kasatlantas.

Mengingat rawannya kondisi jalan saat diguyur hujan, para pengendara diimbau lebih berhati hati dan waspada jika sedang di jalan raya, karena kondisi jalan licin.

(Banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved