Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Video Buruh Sawit di Kotim Ini Tega Tusuk Istri Sendiri, Motifnya Ternyata Karena Ini

Pembunuh susiani (50) sudah terungkap. Pelakunya, ternyata DM (54) suaminya sendiri. Pria ini, membunuh istrinya sendiri karena dongkol.

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Kasus pembunuhan ibu rumah tangga, Susiani (50) berhasil diungkap Polres Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng).

Polisi menangkap pelaku, DM (54)  yang tak lain adalah suami korban mengakui telah membunuh istrinya sendiri, karena dongkol.

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin, Kamis (10/6/2021) saat ekspos kasus tersebut mengungkapkan, pelaku tega membunuh istrinya hingga sebelas tusukan dengan pisau dapur, karena selama ini merasa dongkol dengan istrinya yang selalu rewel tentang pendapatan yang sedikit.

"Kasus ini dilatarbelakangi masalah ekonomi yang menyebabkan sering terjadi keributan antara suami dan istri,  selama tiga bulan ini, sehingga akhirnya, suami korban tega membunuh istrinya saat puncak kemarahanya yang sudah lama terpendam," ujarnya.

Dikatakan Kapolres, pihaknya telah memeriksa hingga delapan orang saksi yang akhirnya terungkap pelaku pembunuhan adalah suami korban sendiri.

"Kejadiannya, Jumat (4/6/2021) pukul 08.00 WIB, korban sempat berpamitan, dengan suaminya, untuk memancing, saat itu pelaku sedang memperbaiki tali gerobak di motornya untuk pengangkutan sawit," ujarnya.

Kemudian, suaminya berangkat kerja dan pulang pukul 11.00 wib, tidak menemukan istri di rumah kemudian mendatangi istri syang edang memancing.

sekitar Pukul 11.30 pelaku berjumpa dengan korban saat memancing.

"Saat itu, pelaku sedang dalam keadaan marah dan kalap, sehingga istrinya langsung dipukul di dada lalu , pipi.  Korban melawan menyerang pelaku yang menghindar lalu membalas, menonjok dada korban, kemudian terjongkok dan berdiri lagi berusaha memukul," ujarnya.

Dari dalam tas yang dibawa korban, pelaku mengambil pisau yang biasa mencari umpan untuk memancing, kemudian, pelaku saat itu membacok korban hingga sebelas kali tusukkan.

"Hingga korban tersungkur tak berdaya, pelaku kemudian menarik korban hingga ke masuk parit dan tubuh korban ditutup pelepah pohon sawit, kemudian pelaku pergi meninggalkan mayat korban," ujarnya.

Sementara itu, pelaku DM yang membunuh istrinya, mengaku saat itu dia dalam keadaan kalap karena sangat emosi melihat tingkah istrinya tersebut.

"Saya tidak ada maksud membunuh istri, tapi karena jengkel dan sering cekcok  akhirnya kalap dan membunuhnya," ujarnya.

DM mengaku, istrinya suka marah saat kondisi keuangannya sedang dalam keadaan seret, sehingga sering terjadi cekcok selama tiga bulan ini.

"Dia juga sering marah ketika saya pulang ke Samuda untuk ketemu keluarga dan salah satu acara pernikahan malah tidak mau diajak ke keluarga. Saya sudah lama menahan  amarah sehingga akhirya terjadilah pembunuhan itu," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved