Breaking News:

Berita Kapuas

Kebakaran Kalteng, Warga Panik saat Kebakaran Rumah di Anjir Kapuas

Kebakaran sebuah rumah di Jalan Trans Kalimantan Kilometer 10,5 Desa Anjir Serapat Tengah Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas, Sabtu (12/6/2021)

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Edi Nugroho
Polsek Kapuas Timur
Kebakaran Kalteng,Kebakaran sebuah rumah di Jalan Trans Kalimantan Kilometer 10,5 Desa Anjir Serapat Tengah Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas, Sabtu (12/6/2021). 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Kebakaran Kalteng,, Kebakaran sebuah rumah di Jalan Trans Kalimantan Kilometer 10,5 Desa Anjir Serapat Tengah Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas, Sabtu (12/6/2021), sempat membuat panik warga setempat.

Informasi diterima, rumah yang terbakar itu milik Subli, warga setempat. Api bermula diketahui dari kepulan asap yang muncul dari atap rumah warga tersebut.

Warga sekitar pun panik melihatnya. Upaya pemadaman pun dilakukan warga dan relawan pemadam gabungan di kawasan Anjir.

Hingga api bisa dikuasai dan tidak sampai membakar habis rumah kayu bercat hijau itu. Hanya saja melalap bagian atas atau atap rumah. Pun juga api tidak sempat menjalar ke rumah lainnya.

Baca juga: Kebakaran Kalteng, Atap Rumah di Jalan Trans Kalimantan Kabupaten Kapuas Hangus

Baca juga: Kebakaran Kalteng, Terdengar Ledakan Sebelum Empat Rumah Terbakar di Bereng Bengkel Palangkaraya

Kapolsek Kapuas Timur, Iptu Eko Sutrisno mengatakan pihaknya pun telah mendatangi lokasi kebakaran.

Kebakaran sebuah rumah di Jalan Trans Kalimantan Kilometer 10,5 Desa Anjir Serapat Tengah Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas, Sabtu (12/6/2021).
Kebakaran sebuah rumah di Jalan Trans Kalimantan Kilometer 10,5 Desa Anjir Serapat Tengah Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas, Sabtu (12/6/2021). (Polsek Kapuas Timur)

"Ya, tadi kami langsung ke lokasi begitu dapat informasi adanya kebakaran di lokasi tersebut sekitar pukul 09.30 WIB," katanya.

Pihaknya pun meminta keterangan saksi di lapangan terkait kejadian itu.

"Saksi menyebutkan pada saat melintas di depan rumah korban melihat adanya kepulan asap dari atap rumah yang diduga sumber api pertama kali terlihat dari dalam atap kamar depan dan membakar kasur," bebernya.

Kemudian setelah itu saksi berteriak memanggil warga dan pemilik rumah. Warga sekitar pun mendatangi lokasi terjadinya kebakaran untuk berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya.

"Kebakaran tersebut bisa dipadamkan dengan bantuan dari pihak pemadam kebakaran dan kebetulan di belakang rumah yang terbakar terdapat sumur air sehingga terbantu dalam proses sumber airnya," tandasnya.

Rumah yang terbakar tersebut sebagian besar bangunannya terbuat dari kayu, dengan ukuran sekitar 10 x 20 meter.

"Saat ini pemilik rumah belum bisa diminta keterangannya karena masih merasa trauma serta masih berupaya untuk membersihkan puing puing kebakaran tersebut," pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved