Breaking News:

Berita HST

BPBD HST Sebut Sungai Benawa Masih Aman, Warga Diimbau Waspada

Meningkatnya ketinggian air sungai Hantakan dan Benawa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah secara mendadak, diduga akibat tingginya curah hujan di pegungu

Penulis: Hanani | Editor: Edi Nugroho
Kodim 1002 HST
Babinsa Pagat memantau ketinggian air di Sungai Benawa Kecamatan Batubenawa, Sabtu (12/6/2021). 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Meningkatnya ketinggian air sungai Hantakan dan Benawa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah secara mendadak, diduga akibat tingginya curah hujan di pegungungan Meratus.

Dampaknya, arus sungai menjadi deras dan kembali menerjang jembatan di Desa Baru Waki, Kecamatan Batubenawa.

Sementara, di Desa Alat, Kecamatan Hantakan, dikabarkan kondisi jembatan darurat yang dibangun secara gotong royong ke delapan kalinya selamat. Bronjong jembatan yang ditinggikan satu meter lebih mmebuatnya tak tersentuh arus untuk kali ini.

Sementara, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana HST Budi Haryanto, kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (12/6/2021) mala mini mengatakan, kondisi sungai masih normal.

Baca juga: Banjir Kalsel di Tanbu Surut, Puluhan Hektare Padi di Kusan Tengah Terdampak

Baca juga: VIDEO Tim Advokasi Korban Banjir Kalsel Catat Kerugian Immaterial

Baca juga: Tim Advokasi Hukum Korban Banjir Kalsel Gugat Pemprov Kalsel ke PTUN Banjarmasin

Satgas BPBD telah melakukan pemantauan di sejumlah titikberdasarkan alat ukur meteran manual berupa garis hijau dan merah.

Hasilnya, kata Budi, di daerah aliran sungai (DAS) Manggasang ketinggian air mencapai 110 sentimeter dari garis hijau, di Dasa Waki meski masih digaris hijau yang artinya tak meluap ke jalan, namun telah menghayutkan kembali jembatan darurat.

Untuk di DAS Barabai, pantauan alat ukur di Jalan Ulama ketinggian air naik 95 sentimeter dari garis hijau. Sedangkan di Desa ALuan, Kecamatan Batubenawa, air sudah meluap sampai ke halaman ruah warga, namun menjelang azam magrib tadi ketinggiannya sudah menurun.

Pemantauan kondisi sungai juga dilakukan Kodim 1002 HST. Secara khusus, Dandim Letkol Inf MUh Ishak H Badaruddin memerintahkan Danramil Batubenawa langsung turun ke lapangan, dan melakukan langkah antisipasi. “Jika kemungkinan berpotensi bencana banjir segera koordinasi dengan instansi terkait,”kata Dandim.

Dandim juga memerintahkan Babinsa memantau wilayah binaan masing-masing dan mengimbau warga khususnya yang tingal di bantaran sungai untuk waspada, namun tetap tennag dan tidak panik. Kewaspadaan tetap harus dilakukan mengingat cuaca saat ini tak menentu, dan kemungkinan hujan di wilayah pegunungan masih bisa terjadi. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved