Breaking News:

PPnBM 0 Persen Diperpanjang

Gairahkan Dunia Otomotif, PPnBM 0 Persen Diperpanjang Pemerintah Hingga Agustus 2021

Pemerintah RI resmi memperpanjang masa pemberian diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 100 persen untuk mobil.

Editor: M.Risman Noor
banjarmasinpost.co.id/sudarti
Pameran mobil yang digelar Trio Motor di atrium Duta Mall Banjarmasin salah satu upaya efektif untuk mendongkrak penjualan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dunia otomotif masih terus digenjot pemerintah RI. Kabar terbaru, masa pemberian diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 100 persen untuk mobil dengan kapasitas mesin 1.500 cc sampai Agustus 2021.

Perpanjangan relaksasi ini dilakukna untuk mendongkrak sektor otomotif nasional sebagai salah satu penggerak ekonomi Indonesia, setelah terdampak pandemi Covid-19 dalam satu tahun belakangan.

Diharapkan dengan diperpanjang relaksasi, sektor otomotif terus bergerak.

Demikian diungkapkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang lewat keterangan tertulis, setelah digelarnya rapat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Baca juga: UFO Terbang di Langit Inggris, Pemerintah Setempat Curigai Ulah China dan Rusia

Baca juga: Arab Saudi Buka Kuota Haji Sebanyak 60.000, Indonesia Dipastikan Tak Dapat Jatah

Dilansir kompas.com dengan judul resmi-ini-alasan-pemerintah-perpanjang-insentif-ppnbm-0-persen, hal sesuai dengan arahan presiden Jokowi.

Pengunjung saat melihat mobil dari berbagai merek yang sedang dipamerkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2014). Pameran mobil yang menunjukkan teknologi, produk, dan inovasi terbaru produsen mobil yang diikuti oleh 35 merk anggota Gaikindo yang akan berlangsung hingga 28 September 2014.
Pengunjung saat melihat mobil dari berbagai merek yang sedang dipamerkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2014). Pameran mobil yang menunjukkan teknologi, produk, dan inovasi terbaru produsen mobil yang diikuti oleh 35 merk anggota Gaikindo yang akan berlangsung hingga 28 September 2014. (tribunjakarta/jeprima)

"Kementerian Keuangan sudah senada dengan kami bahwa PPnBM ditanggung pemerintah bisa diperpanjang. Ini sesuai arahan Bapak Presiden RI Joko Widodo," katanya, Minggu (13/6/2021).

"Sebab, diperlukan terobosan untuk tetap menciptakan iklim usaha yang kondisif di tengah kondisi pandemi. Ini bertujuan untuk membangkitkan kembali gairah usaha di Tanah Air, khususnya sektor otomotif," tambah Agus.

Lebih lanjut, ia menyebut hingga saat ini potensi sektor otomotif didukung sebanyak 21 perusahaan, dengan total kapasitas mencapai 2,35 juta unit per tahun.

Dari potensi ini, sektor terkait memiliki serapan tenaga kerja langsung sebanyak 38 ribu orang dan lebih dari 1,5 juta orang turut bekerja di sepanjang rantai nilai industrinya.

“Artinya, otomotif menjadi salah satu penggerak perekonomian yang pertumbuhannya harus segera dipercepat karena industri ini melibatkan banyak pelaku usaha lokal dalam rantai produksinya mulai dari hulu hingga ke hilir,” ujar dia.

Baca juga: Arab Saudi Selenggarakan Haji 2021, Ini Syaratnya: Usia 18-65 Tahun dan Tak Punya Penyakit Kronis

Lalu seiring perkembangan implementasi kebijakan PPnBM 0 persen mulai 1 Maret 2021 lalu, sudah ada kenikan penjualan mobil baru sampai 28,85 persen. Bahkan di April 2021, lonjakannya mencapai 227 persen secara tahunan.

Adapun penjualan ritel, secara akumulatif, Januari–April 2021, menurut data Gaikindo naik 5,9 persen menjadi 257.953 unit. Secara bulanan volume penjualan ritel telah mendekati level normal atau sekitar 80.000 per bulan.

"Setelah Agustus 2021, periode untuk pemberian diskon PPnBM DTP 50 persen diperpanjang menjadi Desember 2021," kata Agus lagi.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved