Breaking News:

PSU Pilgub Kalsel 2020

Pelaksana PSU Pilgub Kalsel 2020 di Kecamatan Martapura Jalani Swab Antigen

Sebanyak 200 orang petugas pelaksana PSU Pilgub Kalsel 2020 di Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar jalani swab antigen yang diadakan KPU Kalsel.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Kegiatan swab antigen untuk penyelenggara pemungutan suara ulang pemilihan gubernur Kalimantan Selatan (PSU Pilgub Kalsel 2020) di halaman Kantor Kecamatan Martapura, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Minggu (13/6/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pihak KPU gelar swab antigen terhadap petugas pemungutan suara ulang pemilihan gubernur Kalimantan Selatan (PSU Pilgub Kalsel 2020) di Kecamatan Martapura.

Seorang pesertanya adalah Zulfikar, anggota KPS 04 Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.  Bersedia menjalani swab antigen untuk memastikan kesehatannya.

"Saya ingin memastikan saja. Swab Antigen pertama negatif terhadap Covid-19. Semoga swab antigen kedua hasilnya pun negatif," katanya di halaman Kantor Kecamatan Martapura, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalsel, Minggu (13/6/2021).

Kegiatan swab antigen dilaksanakan komunitas Patelki Kalsel yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan KPU untuk memastikan kondisi kesehatan pasca penyelenggaraan PSU Pilgub Kalsel 2020.

Baca juga: Puting Beliung di Kalsel, Pemkab Banjar dan TNI Perbaiki Rumah Warga Desa Penggalaman

Baca juga: PSU Pilgub Kalsel 2020, Saksi Denny Indraya Tak Teken Hasil Rekapitulasi di Kecamatan Martapura

Baca juga: Rumah Bubungan Tinggi Menjadi Kediaman Raja Banjar, Bentuk Aslinya Ada di Teluk Selong Martapura

Koordinator kegiatan swab antigen, Humardani, mengatakan, sasaran swab antigen sebanyak 2.500 orang. Berlangsung sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 15.00 Wita.

"Hingga pukul 13.00 Wita, baru sebanyak 200 orang saja yang datang melaksanakan swab antigen," sebutnya. 

Kendalanya, jika penyelanggara pasca PSU tidak melakukan swab antigen kedua, pihaknya kesulitan melakukan pendataan karena waktunya sangat terbatas.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved