Breaking News:

Berita Banjarmasin

Satlantas Polresta Banjarmasin Gencar Sosialisasi di Sosmed, Imbau Masyarakat Taat Aturan

Satlantas Polresta Banjarmasin gencar sosialisasi keselamatan berlalulintas di Sosmed dan mengajak masyarakat taat aturan berlalulintas

Penulis: Noor Masrida | Editor: Hari Widodo
IG humas Polresta Banjarmasin
Satlantas Polresta Banjarmasin memanfaatkan media sosial (medsos) untuk mensosialisasikan keselamatan berlalulintas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Imbuan keselamatan berlalu lintas kepada pengguna jalan dan pentingnya untuk menaati peraturan tak henti-hentinya disampaikan oleh Polresta Banjarmasin.

Hal itu, tampak dalam unggahan di akun media sosial Instagram @humas_polresta_bjm dan @satlantaspolrestabjm.

Seperti yang disampaikan oleh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan, melalui Kasat Lantas, Kompol Gustaf Adolf Mamuaya, menerangkan bahwa ini semata-mata untuk memberikan kesadaran pentingnya akan keselamatan berlalu lintas.

“Media sosial ini banyak digunakan oleh masyarakat, setidak mereka dapat memahami konten-konten yang kami sampaikan, ” ujar Kasatlantas Minggu (13/06/2021).

Baca juga: Satlantas Polresta Banjarmasin Hancurkan Ratusan Knalpot Bising Sitaan Operasi Ketupat Intan 2021

Baca juga: Urus Perpanjangan SIM di Satlantas Polresta Palangkaraya, Risma Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

Di sisi lain ia juga menyebutkan jalan raya bukan tempat untuk menggeber kecepatan. Karena disana ada hak-hak pengguna jalan lainnya.

“Tak perlu ngebut di jalan raya, tetap utamakan keamanan dan keselamatan diri sendiri dan orang lain serta patuhi semua aturan lalu lintas yang ada, ” ucap Kasat Lantas.

Dalam imbuan tersebut juga diselipkan tentang “Stop Penggunaan Knalpot Brong” yang mana harus digunakan sesuai peruntukannya dan bukan di jalan raya.

Kasat Lantas juga menjelaskan dalam Pasal 285 Ayat 1 Undang-undang (UU) tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Didalam pasal tersebut mengatur tentang persyaratan teknis dan laik jalan di jalan yang sesuai standar.

“Dalam ketentuan tersebut salah satunya adalah larangan penggunaan knalpot bising, ” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009 tentang ambang batas kebisingan, dijelaskan bahwa untuk motor berkapasitas kurang dari 80cc adalah 77dB (dB atau satuan keras suara).

“Untuk motor 80cc hingga 175cc maksimal 83 dB sedangkan kapasitas di atas 175cc maksimal 80 dB, ” papar Kasat Lantas.

Baca juga: Cegah Kecelakaan, Satlantas Polres Banjarbaru Beri Edukasi kepada Sopir Damkar

Baca juga: Akses Gubernur Syarkawi Lumpuh, Satlantas Polresta Banjarmasin Fasilitasi Truk Angkutan Masuk Kota

Kasat Lantas mengharapkan agar kedepan masyarakat dapat mentaati peraturan serta ketertiban umum, salah satunya terkait penggunaan knalpot standar.

Bukan hanya itu, ia juga menuturkan penindakan tersebut untuk meminimalisir aksi balap liar.

“Secara etika ini juga menyangkut disiplin dalam berlalu lintas yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya, ” tutup Kasat Lantas. (banjarmasinpost.co.id/noor masrida)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved