Breaking News:

Tawuran di Kafe Lamongan

Viral di Media Sosial, Tawuran di Kafe Lamongan Gegara Pengunjung Disuruh Berhenti Nyanyi

Sebuah video yang merekam aksi tawuran di salah kafe di Paciran, Lamongan, Jawa Timur, viral di media sosial Instagram.

Editor: M.Risman Noor
Viral video aksi tawuran di salah satu kafe di Lamongan() 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kejadian viral di media sosial masuk wilayah Paciran, Lamongan, Jawa Timur.

Kejadian terjadi sabtu (12/6/2021) langsung ramai di media sosial khususnya instagram.

Dalam video itu, terlihat sekelompok orang saling serang dan merusak fasilitas kafe. Pengunjung yang berada di lokasi pun berusaha untuk melerainya.

Salah satu akun yang mengunggah video tersebut adalah @lamongan.update pada Sabtu (12/6/2021).

Baca juga: Viral di Medsos, Dikira Hilang dan Mati Ternyata Perempuan Ini 10 Tahun Sembunyi di Kamar Pacarnya

Baca juga: BTS Meal Jadi Viral di Indonesia Bikin Warga Korea Tercengang, Begini Kata Pakar Pemasaran UGM

Dilansir kompas.com dengan judul video-viral-tawuran-di-kafe-lamongan-ini-kronologinya, Kapolsek Paciran AKP Supardi membenarkan tawuran di kafe Aola pada Sabtu (12/6/2021) malam.

Ia menceritakan, kejadian bermula ketika karyawan kafe melarang pelaku untuk menyumbangkan lagu yang ketiga di live musik akustik.

Akan tetapi, karena berada di bawah pengaruh alkohol, pelaku pun menyerang karyawan tersebut.

"Itu kan pelaku mabuk, habis minum tuwak di rumahnya di Kecamatan Brondong, Lamongan, terus ke kafe," kata AKP Supardi saat dihubungi Kompas.com, Minggu (13/6/2021).

"Di sana kan ada live musik akustik, dia nyumbang lagu 2, terus mau nyumbang ketiga tidak boleh sama karyawan, terus terjadilah tawuran itu," ujar dia.

Sementara, lima orang teman pelaku yang juga berada dalam pengaruh alkohol ikut memperkeruh suasana dengan membanting kursi dan meja.

Tak ada korban luka dalam peristiwa itu. Hanya beberapa fasilitas kafe yang mengalami kerusahaan. AKP Supardi mengatakan, polisi mengamankan dua orang pelaku dan saat ini masih menjalani pemeriksaan.

Baca juga: Viral di Media Sosial Gerbong Khusus Sepeda di Kereta Api Indonesia, Sumatera Lebih Dulu

"Yang diamankan dua orang. Rencananya diselesaikan secara kekeluargaan karena kerugiannya cuma sekitar Rp 500.000," jelas dia.

Terlepas dari kejadian itu, AKP Supardi mengatakan, ia telah mengeluarkan larangan kepada kafe di daerahnya agar tidak menggelar live music dan menerapkan protokol kesehatan ketat. Akan tetapi, larangan itu tak ditaati oleh kafe tersebut.

"Kemarin-kemarin mereka nurut, tapi sekarang kok malah bikin live musik lagi," jelas dia.

Rencananya, Polsek Paciran bersama Satpol PP akan mendatangi kafe tersebut pada hari ini untuk memberikan teguran.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved