Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Harga Gabah di Bitahan Kabupaten Tapin Rp 4.700 Per Kg, Petani Pilih Jual ke Tengkulak

Dari awal panen hingga saat ini harga gabah Rp 4.700 per kg. Padahal harapan petani di Bitahan Kabupaten Tapin seperti tahun lalu bisa Rp 5.700.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/STANISLAUS SENE
Tumpukan karung berisi gabah milik petani Desa Bitahan, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (14/6/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Harga gabah jenis premium di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, dinilai petani sangat rendah.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id di Desa Bitahan, Kecamatan Lokpaikat, harga Rp 4.700 per kilogram.

Warga Desa Bitahan, Laminen, saat ditemui membenarkan Harga Gabah Anjlok. Dari awal panen hingga saat ini harganya Rp 4.700 per kilogram.

"Belum ada perubahan, masih tetap di Rp 4.700 per kilogram," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (14/6/2021).

Baca juga: Kebakaran Kalsel : 1 Unit Rumah di Tapin Ludes Dilalap Si Jago Merah, Warga Sebut Listrik Bermasalah

Baca juga: Gagal Berangkat Haji 2021, Calhaj Tapin Ini Ikhlas dan Percaya Qada dan Qadar dari ALLAH

Baca juga: Pembunuhan di Kalsel, Sopir Truk Asal Probolinggo Tewas dengan 3 Luka Tusuk di Kabupaten Tapin

Meski begitu, Laminen sebut tetap menjual ke Tengkulak untuk mendapatkan uang demi memenuhi keperluan sehari-hari.

"Soal untung atau rugi, pasti rugi. Karena harapan awal bisa Rp 5.700 hingga Rp 6.000 per kilogram. Ini cuma Rp 4.700," jelasnya.

Ia mengatakan, para petani berharap harga gabah naik atau paling tidak dengan harga stabil, jangan berada di harga terendah.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved