Berita Tanahlaut

Staf Polsek Pelaihari Wakili Tala pada Ajang Putri Pariwisata Kalsel 2021, Begini Persiapannya

Herli Muliana Lestari wakil Tala, mengaku telah siap bersaing pada ajang Putri Pariwisata Kalsel 2021

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
HERLI MULIANA LESTARI, Putri Pariwisata Tala 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pemilihan Putri Pariwisata Kalimantan Selatan (Kalsel) 2021 telah membentang di hadapan.

Finalis dari Kabupaten Tanahlaut (Tala), Herli Muliana Lestari, pun telah siap bersaing pada ajang bergengsi tersebut.

"Insha Allah saya sudah siap, mohon doanya semoga nanti bisa meraih prestasi mengharumkan nama daerah," ucap perempuan kelahiran Bajuin 30 Juli 1997 ini, Senin (14/6/2021).

Herli begitu ia akrab disapa mengatakan akan berupaya tampil sebaik mungkin.

Persiapan juga terus ia lakukan di sela kesibukannya sebagai tenaga pegawai tidak tetap atau honorer di Polsek Pelaihari.

Baca juga: Persiapkan Belajar Tatap Muka, Disdikbud Tala Segera Rapat dengan Satgas Covid-19 Bahas Zonasi

Baca juga: Perbaiki Ekosistem, Tanahlaut Hijaukan Kawasan Mangrove di Desa Pagatanbesar

Di antaranya ia memperluas wawasannya tentang seluk beluk kepariwisataan di Kalsel, khususnya di Tala, serta pengetahuan umum lainnya.

Selain itu ia juga mengasah bakat dan berlatih berjalan di atas catwalk.

"Latihannya sepulang kerja, di rumah saja. Saya tinggal di RT 3 RW 2 Desa Bajuin, Kecamatan Bajuin," sebut alumni jurusan pertanian tahun 2020 Uniska Muhammad Arsyad al-Banjary, Banjarmasin, ini.

Sulung tiga bersaudara dari pasangan Bahran-Hartati ini telah ditetapkan oleh Dinas Pariwisata Tala sebagai wakil Tala pada ajang Pemilihan Putri Pariwisata Kalsel 2021.

Minggu siang kemarin ia mengikuti technical meeting di Swiss-Belhotel Borneo, Banjarmasin.

Baca juga: Perkelahian di Banjarmasin, Diduga Hendak Melerai Warga Alalak Selatan Ini Dibacok

Selanjutnya peserta dari seluruh daerah di Kalsel akan berlaga pada grandfinal 26 Juni mendatang di tempat yang sama.

Tanggal 19 hingga 21 Juni peserta menjalani karantina terbuka dan selama dua hari sejak 24 Juni menjalani karantina tertutup.

"Jadi nanti harus tinggal di lokasi lomba selama menjalani karantina tertutup itu," sebut alumni tahun 2014 SMKN 1 Pelaihari ini,

Pemilik tinggi badan 165 sentimeter berbobot 50 kilogram ini optimistis menatap ajang tingkat provinsi itu.

Apalagi semua pihak mendukung penuh, termasuk dari lingkungan kerjanya di Polsek Pelaihari.

Baca juga: Musim Kemarau, Penjualan Ikan Asin Lokal di Hulu Sungai Utara Ramai

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved