Breaking News:

Berita Kalteng

Bangkitkan Wisata Kalteng dengan Kolaborasi Bersama Pegiat Seni dan Budaya

Dinas Kebudayan dan Pariwisata Kalteng dorong pegiat seni dan pelaku usaha pariwisata untuk berkolabarasi untuk tingkatkan pengunjung di masa pandemi.

Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Objek wisata Susur Sungai Air Hitam Dermaga Kereng Bengkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Sektor pariwisata di Kalimantan Tengah tidak bisa optimal digerakkan selama masa pandemi Covid-19.

Untuk itu, diperlukan kolaborasi dan inovasi bersama pegiat seni dan budaya setempat agar tetap bangkit.

Kini, beberapa objek wisata yang ada di Kalteng sudah dibuka, di antaranya adalah Susur Sungai Kereng Bengkirai Kecamatan Sebangau Kota Palangkaraya dan Pantai Ujung Pandaran di Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotim (Kotawaringin Timur).

Dinas Kebudayan dan Pariwisata Kalimantan Tengah (Disbudpar Kalteng) memandang perlu adanya kolaborasi antara objek wisata dengan pegiat seni dan budaya, juga pelaku wisata. Tujuannya, agar sektor pariwisata kembali bangkit.

Baca juga: Berantas Premanisme di Palangkaraya, Personel Polresta dan Polda Kalteng Patroli Bersama

Baca juga: Karhutla Kalteng, Lahan di Pinggiran Jalan Tjilik Riwut Jalur Palangkaraya-Kasongan Terbakar

Baca juga: UngkapSabu 135,02 Kg, Kapolresta Banjarmasin : Distribusi Malaysia, Kaltim, Kalteng dan Kalsel

Baca juga: Wakapolri Resmikan Gedung Paviliun Presisi RS Bhayangkara Polda Kalteng

Kepala Disbudpar Kalteng, Guntur Talajan, Selasa (15/6/2021), mengatakan,  pihaknya terus berupaya memulihkan sektor kepariwisataan melalui kebijakan strategis.

"Langkah strategis itu dimulai dari upaya membangkitkan semangat pegiat seni dan budaya, serta semangat pelaku wisata untuk terus berinovasi dan berkreasi. Serta, berkolaborasi sekalipun di tengah pandemi," ujarnya.

Diungkapkan Guntur, masa pandemi yang berkepanjangan membuat para pelaku seni dan budaya, sanggar, paguyuban dan pencinta seni , termasuk pelaku wisata harus berjibaku agar dapat menjaga eksistensinya.

"Pegiat seni dan budaya sudah diberi ruang bisa beraktivitas kembali untuk menjaga kreativitas dan eksistensinya. Namun, tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan. Tentunya dengan harapan akan mampu membangkitkan wisata kita,” ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved