Breaking News:

Berita HSU

Kerajinan Mebel Alumunium di Kabupaten HSU Tembus Luar Provinsi

Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) selain terkenal dengan hasil kerajinan dari alam seperti eceng gondok dan purun juga terkenal dengan pengrajin mebel

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati
Pasar mebel yang khusus menjual berbagai hasil kerajinan mebel di Desa Muara Tapus Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten HSU 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) selain terkenal dengan hasil kerajinan dari alam seperti eceng gondok dan purun juga terkenal dengan pengrajin mebel dengan bahan alumunium dan kaca.

Karenanya terdapat pasar mebel yang khusus menjual berbagai hasil kerajinan mebel di Desa Muara Tapus Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten HSU.

Pasar yang buka setap hari Kamis dan Minggu ini menjadi pusat atau sentra penjualan mebel yang pembelinya bukan hanya dari area Kalimantan Selatan melainkan juga dari luar provinsi.

Baca juga: Terampilkan Perempuan, GOW Tala Latih Kerajinan Tangan Berprospek Cerah ini

Baca juga: Ikuti Event UMKM 2021 di Provinsi, Tapin Tampilkan Produk Unggulan Kerajinan Tangan Hingga Makanan

Baca juga: Hidup dari Kerajinan Pernak-pernik, Difabel Tapin Ini Mengeluh Sepi Pembeli

Baca juga: Dihantam Pandemi, Kerajinan Purun Masih Jadi Sentra Ekonomi Andalan di Kampung Purun

Mardana, salah satu pengrajin mebel mengatakan dirinya sudah menggeluti usaha mebel aluminium sejak 2011 dan biasanya penjualan hingga ke Kalimantan Timur dan sudah memiliki langganan tetap.

Namun sejak adanya Covid 19 penjualan juga menurun karena pemesanan dari dalam dan luar daerah juga berkurang.

“Terlebih saat ada musibah banjir beberapa waktu lalu yang membuat akses lalu lintas terkendala mengakibatkan cukup kesulitan mendapat bahan baku yang biasanya dari Banjarmasin, harga saat itu dinaikkan namun saat ini meskipun lalu lintas sudah kembali normal namun harga bahan baku tidak kembali turun,” ujarnya.

Dalam satu hari saat ini bisa mendapatkan satu lemari tergantung dari penjualan dan juga pemesanan. Kualitas mebel dari HSU memang sudah terkenal baik karenannya meskipun diantar hingga ke Kalimantan Timur kondisinya mamsih tetap baik.

Harga jual mebel saat ini seharga Rp 600 ribu hingga Rp 900 ribu untuk lemari ukuran sedang. Harga jual akan disesuaikan dengan ukuran dan juga model.

Saat ini pemerintah daerah juga memiliki program untuk para pengrajin diantaranya mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dari para pengrajin. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved