Breaking News:

Bank Kalsel

Mantapkan Dukungan ke Bank Kalsel, Pemprov Kembali Adakan Rapat Koordinasi

Sekda Kalsel Roy Rizali Anwar pimpin pertemuan dengan jajaran Bank Kalsel terkait pemenuhan modal Rp 4 triliun, sesuai aturan otoritas jasa keuangan.

Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
BANK KALSEL
Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Sekda Kalsel), Roy Rizali Anwar, dan Plt Direktur Utama Bank Kalsel, IGK Prasetya, foto bersama jajarannya setelah melakukan pertemuan di Banjarmasin, Senin (14/6/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terbaru No. 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum mewajibkan bank daerah termasuk Bank Kalsel meningkatkan modal minimum menjadi Rp 3 triliun selambat-lambatnya hingga 31 Desember 2024. 

Disamping itu, modal inti minimum untuk pemisahan (Spin Off) unit usaha syariah sebesar Rp 1 triliun, sehingga modal inti minimum Bank Kalsel keseluruhan yang harus dipenuhi adalah sebesar Rp 4 triliun. 

Hal ini harus diperhatikan secara serius mengingat dampaknya terhadap kelangsungan bisnis Bank Kalsel,  apabila regulasi tersebut tidak terpenuhi.

Atas hal tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Kalsel menggelar rapat koordinasi bertajuk “Ekspos Kinerja dan Permodalan Bank Kalsel” yang kali ini digelar di Ruang Rapat Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Senin (14/6/2021). 

Rapat koordinasi tersebut sebagai bentuk pemantapan dukungan Pemprov Kalsel kepada Bank Kalsel terkait regulasi OJK. Sebagaimana sebelumnya telah dilakukan juga rapat koordinasi beberapa waktu lalu.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Kalsel kembali menggelar rapat koordinasi bertajuk “Ekspos Kinerja dan Permodalan Bank Kalsel”, Senin (14/6/2021).
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Kalsel kembali menggelar rapat koordinasi bertajuk “Ekspos Kinerja dan Permodalan Bank Kalsel”, Senin (14/6/2021). (BANK KALSEL)

Kegiatan diikuti Sekda Kalsel Roy Rizali Anwar dan Plt Direktur Utama Bank Kalsel IGK Prasetya.

Turut hadir, Kepala Bappeda Provinsi Kalsel Nurul Fajar Desira, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi  Kalsel Inna Yuliani, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Kalsel Bambang Eko Mintarjo, Head of Bussiness Group Bank Kalsel, Fachrudin beserta Kepala Divisi Bank Kalsel terkait.

Rapat dibuka dan dipimpin Roy Rizali Anwar yang ingin mendengarkan paparan kinerja Bank Kalsel terbaru dan berbagai skenario pemenuhan modal inti tersebut, dalam hal ini disampaikan IGK Prasetya. 

Dalam rapat tersebut, muncul berbagai skenario yang dapat menjadi pilihan, baik dari APBD maupun skenario lain seperti mengundang calon private investor dan rencana Bank Kalsel untuk melaksanakan Initial Public Offering (IPO).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved