Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Perkosaan di Kalteng : Berobat Gegara Sering Kesurupan, Ibu Muda di Kotim Jadi Korban Dukun Cabul

Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berinisial ENH (23)jadi korban perkosaan seorang dukun cabul

Penulis: Fathurahman | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Dukun cabul, Har alias Ukih (27) saat diamankan petugas di Mapolres Kotim, Selasa (15/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berinisial ENH (23) benar-benar bernasib malang.

Bukannya, sembuh dari penyakit kesurupan yang kerap dialaminya. Ia justru menjadi korban perkosaan saat berobat dengan seorang dukun bernama Ukih (27) yang mengaku bisa menyembuhkan penyakitnya itu.

Korban ENH tidak menyangka upaya dia ingin berobat dengan Ikih sang dukun yang selama ini bekerja sebagai peladang di Desa Luwuk Kowan, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur,  Kalimantan Tengah (Kalteng) berujung petaka.

Disaat pengobatan berlangsung, korban malah diperkosa oleh sang dukun cabul.

Baca juga: Anggota Polres Sukamara Kalteng Tangkap Dukun Cabul Perkosa Remaja Umur 25 Tahun

Baca juga: Dukun Cabul di Gresik Menghilang, Tujuh Korban Laporkan Perbuatan Bejatnya

Baca juga: Modus Ganda Rp 20 Miliar Dukun Cabul Syaratkan Sekamar 5 Malam, Ini Nasib Korban

Pelaku HAR Alias Ukih warga Jalan Andjar Soegianto kilometer 10 RT 02 RW 01 Desa Luwuk Kowan Kecamatan, Telaga Antang Kabupaten,  Kotim, Kalteng , Selasa (15/6/2021) diamankan di Mapolres Kotim.

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin, mengungkapkan, Korban adalah seorang ibu rumah tangga selama ini tinggal bersama suami dan anaknya di Perumahan Karyawan salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Desa Luwuk Kowan Kecamatan Telaga Antang Kabupaten Kotim.

Diceritakan Kapolres, kronologis kejadian, Senin (31/5/2021) pukul 16.00 Wib, saat itu korban kesurupan dan tidak sengaja bertemu dengan terlapor di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

"Saat itu pelaku HAR mengaku bisa mengobati kesurupan, dia menyatakan akibat guna-guna seseorang," ujar Kapolres.

Sejak saat itu,  korban diobati oleh Ukih di rumahnya, bahkan hingga bermalam selama empat malam jika ingin sembuh.

Beberapa kali, sekitar seminggu, dia datang bersama suaminya dan anaknya hingga tidur di rumah pelaku untuk pengobatan tersebut.

Hingga kejadian, Rabu (9/6/2021) malam hari,  pukul 20.00 Wib, penyakit korban kembali kambuh dan harus kembali berobat dan bermalam di rumah terlapor.

Pada Hari,  Kamis (10/6/2021) pukul 04.00 Wib, suami korban pulang duluan karena ingin bekerja dan meninggalkan korban di rumah pelaku.

"Sekitar pukul 10.00 Wib, saat korban sendirian di ruang tamu lalu pelaku langsung menyekap korban hingga  mencabuli dan menyetubuhi korban sebanyak 1 kali. Setelah kejadian tersebut korban tidak berani bercerita karena, oleh pelaku sehingga dia tidak bisa apa-apa saat melakukan tindak asusila tersebut," ujarnya.

Baca juga: Pencabulan di Kalsel, Bocah 14 Tahun di Ilung Kabupaten HST Digauli Ayah Tiri

Pada, Sabtu  (12 /6/2021) pukul 12.00 Wib,  Saksi 1 datang dan menjemput korban untuk pulang, dan saat itu lah korban menceritakannya kejadiannya kepada suaminya.

Atas kejadian tersebut korban merasa keberatan dan melaporkannya ke Kepolisian Tumbang Sangai. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved