Breaking News:

Berita Tabalong

Protes Lambang Kabupaten Tabalong Tak Sesuai Ketentuan, Aksi Damai Digelar di Kantor Bupati

Sejumlah warga Dayak datangi kantor Bupati Tabalong memprotes lambang daerah mandau diganti semacam golok, menuntut untuk minta maaf dan diganti.

Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/DONY USMAN
Ketua DPRD Kabupaten Tabalong, H Mustafa, saat menerima tuntutan tertulis dari massa yang melakukan aksi damai terkait penggunaan lambang daerah yang tak sesuai ketentuan, Selasa (15/6/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Aksi damai dilakukan sekelompok warga terkait adanya penggunaan lambang Kabupaten Tabalong yang bagian di dalamnya tak sesuai bentuk asli sesuai Perda No 7 tahun 1976.

Mengenakan beberapa atribut Dayak, sekelompok masaa ini menggelar aksi di halaman Kantor Bupati Tabalong di Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Tanjung, kota tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Kedatangan massa yang menyebut sebagai masyarakat ada Dayak, disambut Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Tabalong, Zulfan Noor, Ketua DPRD Tabalong H Mustafa, Kabagops Polres Tabalong dan beberapa pejabat lainnya.

Pengamanan di sekitar lokasi aksi damai terlihat dilakukan petugas Satpol PP Kabupaten Tabalong yang juga dibantu Polres Tabalong.

Baca juga: Gagalkan Peredaran Sabu 45,73 Gram, Sembilan Personil Polres Tabalong Terima Penghargaan

Baca juga: Dukung Ketersediaan Bibit Gratis, KPH Tabalong Targetkan Bisa Semai 120 Ribu Bibit Pohon

Perwakilan massa, Ruli Ananda Efanus, saat berorasi menyampaikan beberapa tuntutan terhadap adanya penggunaan lambang Kabupaten Tabalong yang tak sesuai.

Terutama pada bagian gambar yang semestinya mandau warna putih gagang cokelat, yang dalam beberapa lambang berubah menyerupai seperti golok dengan gagang hitam.

Ada empat tuntutan secara tertulis terhadap Pemerintah Kabupaten Tabalong yang dibacakan secara langsung dalam aksi damai.

Pertama, meminta Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani untuk meminta maaf kepada masyarakat pada umumnya dan masyarakat adat Dayak Kabupaten Tabalong pada khususnya.

Baca juga: VIDEO Guru TK Ini Wakili Kabupaten Tabalong ke Pemilihan Putri Pariwisata Kalsel 2021

Kedua, meminta bupati memberi perintah secara tertulis ke Satpol PP Tabalong untuk mencabut, melepas dan menurunkan lambang daerah yang terindikasi tidak sesuai.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved