Breaking News:

Berita HST

Truk Angkutan Amblas di Jalan Desa Karatungan, Jalur Birayang-Limpasu Makin Rusak

Jalan alternatif desa-desa di Kecamatan Batangalai Selatan dan Limpasu makin rusak hingga banyak aspal yang retak.  

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
Warga Kecamatan LImpasu untuk BPost
Sebuah truk angkutan batu yang amblas di Jalan Desa Karatungan, Kecamatan LImpasu, Hulu Sungai Tengah, Selasa (15/6/2021). Jalan tersebut kondisinya labil setelah digurut hujan deras selama dua hari, ditambah seringnya dilewati angkutanberat melebihi kapasitas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Lambatnya pembangunan jembatan Maringgit di Desa Muara Rintis, Kecamatan Batangalai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), membuat angkutan berat makin intens melewati jalan alternatif di desa-desa wilayah Kecamatan Batangalai Selatan dan Limpasu.

Dampaknya, kondisi jalan alternatif desa-desa di kedua kecamatan makin rusak hingga banyak aspal yang retak.  

Bahkan, Selasa (15/6/2021) insiden truk tapatak (amblas) kembali terjadi di jalur alternatif jalan provinsi yang melewati sejumlah desa-desa di HSTtersebut.

Sebuah truk amblas, bagian bannya terbenam di Desa Karatungan Kecamatan Limpasu. Amblesnya truk angkutan batu tersebut sekitar pukul 09.30 wita membuat lalu lintas sempat macet.

Baca juga: Penyelesaian Jembatan Muara Rintis HST Lambat,  Truk Tronton Pun Terabas Jalan Pedesaan

Baca juga: Dilarang Melintasi Jalan Muara Rintis, Angkutan Sampah Dinas LHP HST Terpaksa Lewat Batumandi

“Lebih dari satu jam, saat saya melintas arus lalu lintas terganggu,”kata Rahmad Hidayat, Sekdes Tapuk, yang hendak menghadiri pisah sambut camat LImpasu bersama teman se kantornya Nita.

Dijelaskan, setelah diguyur hujan selama dua hari, diduga kondisi tanah di jalan tersebut labil, sehingga angkutan berat yang melewatinya amblas.

“Sebelumnya, kondisi aspalnya sudah retak-retak,”ungkap Basuki Rahmat aparat Desa Tapuk lainnya.

Menurut Basuki Rahmat, selama jembatan di Muara Rintis tersebut belum selesai dibangun, angkutan berat makin sering lewat jalur Birayang Limpasu hingga tembus ke Kecamatan Batumandi Kabupaten Balangan.

Tak hanya truk angkutan batu, tapi juga lalu lintas yang hendak ke Kaltim, lewat jalur tersebut termasuk bus angkutan penumpang hingga tronton angkutan batubara yang ernah tersangkut di Jembatan Irigasi di Ambitu desa Rangas.

Baca juga: Jembatan Akses HST-Balangan-Tabalong-Kaltim di Muara Rintis Ambrol, Warga Cegah Truk Melintas

“Padahal, kapasitas jalannya mungkin tidak bisa dilewati angkutan melebihi kapasitas. Jadinya jalur Birayang Limpasu sekarang makin hancur-hancuran,”jelas Basuki Rahmat. 

Sebagai warga, diapun berharap agar pihak pemerintah melakukan percepatan penyelesaian pembangunan jembatan di jalan nasional tersebut, agar jalan di desa-desa yang menghubungan HST dan Balangan tersebut terselamatkan dari kerusakan lebih parah. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved