Breaking News:

Berita Tapin

Kecamatan Candi Laras Utara Tapin Sasaran Utama Patroli Terpadu Manggala Agni

Manggala Agni Daops Kalimantan VI-Tanah Laut menyasar Kecamatan Candi Laras Utara Tapin, dalam patroli terpadu pencegahan karhutla

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Eka Dinayanti
Babinsa CLU
Pengecekan Titik Hotspot Oleh Personel Manggala Agni Bersama TNI-Polri Di Kecamatan Candi Laras Utara, Tapin 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Manggala Agni daerah operasional (Daops) Kalimantan VI- Tanah Laut mengelar patroli terpadu selama sebulan dalam rangka sosialisasi dan edukasi mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Informasi yang diterima Banjarmasinpost.co.id, Rabu (16/6/2021), patroli ini dilaksanakan di lima titik hotspot yang dianggap berpotensi kebakaran hutan dan lahan.

Lima posko terpadu tersebut yakni Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tapin, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Balangan dan Amuntai.

Dalam Patroli terpadu tersebut, Manggala Agni mengandeng TNI - POLRI, relawan desa peduli api yang menyasar sejumlah desa di Kecamatan Candi Laras Utara yang dianggap rawan terjadinya titik api (hotspot).

Baca juga: Pembunuhan di Kalsel : Pembunuh Sopir Asal Probolinggo di Tapin Dibekuk,  Pelaku Mengaku Sakit Hati

Baca juga: TMMD Ke-111 di Tapin Resmi Dibuka, TNI Bangun Infrastruktur di Desa Suato Lama

Anggota Manggala Agni, Juniarto mengatakan kegiatan patroli terpadu tim tersebar di lima Posko dan di Kabupaten Tapin sasarannya adalah Kecamatan Candi Laras Utara.

"Salah satu posko yang kita datangi tadi adalah di Desa Buas-Buas," jelasnya

Ia mengatakan giat patroli terpadu ini bertujuan untuk meningkatkan intensitas kesiapsiagaan bersama-sama dalam upaya melakukan pencegahan karhutla.

"Selain itu agar adanya pencegahn dan penanggulangan dini dengan mengedepankan penguatan kapasitas masyarakat setempat agar tidak terjadi bencana Karhutla," jelasnya.

Baca juga: Finalis Putri Pariwisata Kalsel 2021, Siti Fitrah Tampilkan Atraksi Gigit Mandau di Grandfinal

Baca juga: Pemakaman Jenazah di TPU Palangkaraya Sempat Gaduh Gara-gara Tali Pocong

Juniarto juga menambahkan giat ini selain menekan penyebaran hotspot sebagai upaya mengantisipasi agar tidak terjadi lagi Karhutla, juga untuk mendata dan mengetahui daerah rawan dan pendataan sumber daya pemadaman dalam hal ini sumber air sekaligus akses jalan menuju lokasi.

Sementara itu Perwakilan Masyarakat Desa Buas-Buas, Muhammad Murlan turut mengapresiasi imbauan dan sosialisasi khususnya dalam giat patroli terpadu ini.

"Dengan adanya sosialisasi ini, tentu kami semakin sadar akan dampak karhutla. Selain itu juga masyarakat setempat dapat dengan lebih awal melakukan pencegahan," jelasnya.

Ditambahkan Babinsa Koramil 1010- 05/CLU, Serda Jhony, patroli terpadu ini tentu untuk meningkatkan kesadaran masyarkat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved