Breaking News:

Berita Kotabaru

Luka Tusuk di Perut, Korban Penganiyaaan di Kotabaru Akhirnya Meninggal di Dunia

Harun Saputra (22) warga Desa Lontar Utara, RT 08/02, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan harus mempertanggun

Penulis: Herliansyah | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasimpost.co.id/Helriansyah
Pelaku penganiayaan di Kotabaru mengakibatkan korban meninggal 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Harun Saputra (22) warga Desa Lontar Utara, RT 08/02, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Harun yang keseharian buruh serabutan, harus berurusan dengan penyidik kepolisian di jajaran Polres Kotabaru karena melakukan tindak pidana penganiayaan berat.

Akibat penganiayaan dilakukan tersangka, mengakibatkan korban Iyoung alias Rahmat (53). Korban, warga Jalan Transmigrasi, No 60, RT 10, Desa Baroqah, Kecamatan Simpang Empat, Tanahbumbu meninggal dunia. Korban meregang nyawa karena mengalami luka tusuk perut.

Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin SIK melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Jalil SIK mengatakan, kejadian penganiayaan korban terjadi di Desa Lontar Utara, Jumat (11/6/2021) sekitar pukul 09.30 Wita.

Baca juga: Pembunuhan di Kalsel : Pembunuh Sopir Asal Probolinggo di Tapin Dibekuk,  Pelaku Mengaku Sakit Hati

Baca juga: Penusukan di Kalbar : Diserang Karyawan Sendiri, Pemilik Meubel di Sekadau dan Putrinya Terluka

Baca juga: Pembunuhan di Kalsel, Pelaku Penusukan Mahasiswa ULM Asal Tanbu Ngaku Emosi Ditatap Korban

Kejadian penganiayaan terjadi di teras rumah korban, usai makan dengan rekannya di dalam. Usai makan korban keluar dan duduk di teras rumah, ternyata sudah ada pelaku tiba-tiba menusuk korban.

Korban menusuk korban menggunakan pisau jenis belati/pisauan sebanyak satu kali tepat mengenai perut korban.

Sedangkan rekan makan korban, keluar rumah begitu mendengar ribut-ribut di teras rumah. Ketika di teras rumah, rekan korban sudah melihat korban bersimbah darah.

Rekan korban sempat mencoba merebut pisau yang digenggam pelaku. Rekan korban pun luka di tangan, karena pisau berusaha direbut korban ditarik pelaku.

Melihat korban bersimbah darah, pelaku melarikan diri sambil menenteng pisau.

"Korban dilarikan ke puskesmas untuk dilakukan perawatan. Korban dirujus ke rumah sakit Kotabaru, hari Minggu korban meninggal," katanya.

Hingga berita diturunkan belum diketahui motif penganiayaan, karena pelaku dalam pemeriksaan petugas.
(Banjarmasimpost.co.id/Helriansyah).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved