Breaking News:

Berita Balangan

Pantau Sekolah Saat Ujian, Plt Kadisdik Balangan Perhatikan Protokol Kesehatan

Sejak tanggal 14 Juni hingga 19 Juni mendatang, ulangan kenaikan sekolah tingkat SD di Balangan berlangsung.

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Rahmi memperhatikan siswa SDN Paringin 1 yang mengerjakan soal ulangan kenaikan kelas. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Sejak tanggal 14 Juni hingga 19 Juni mendatang, ulangan kenaikan sekolah tingkat SD di Balangan berlangsung.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan melakukan pengawasan. Apalagi, ulangan berlangsung di tengah pandemi Covid 19.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan, H Rahmi secara langsung meninjau pelaksanaan ulangan di sekolah. Ia mendatangi SDN Paringin 1 sebagai sampel, Rabu (16/6/2021).

Sebagaimana diketahui, pada masa pandemi Covid 19, sekolah di Kabupaten Balangan melaksanakan pembelajaran sistem online. Namun rupanya saat ulangan akhir semester berlangsung, tatap muka pun diterapkan. Tentunya ini juga tergantung bagaimana kebijakan sekolah dan atas persetujuan orang tua.

Baca juga: Abaikan Prokes, Satgas Covid-19 Banua Lawas Perintahkan Tiga Warga Pulang Ambil Masker

Baca juga: Covid-19 Telah Renggut 100 Nyawa di Tala, Warga Diminta Tak Lengah Terapkan Prokes

Baca juga: Langgar Prokes saat Forkopimda Banjarbaru Operasi Yustisi, 3 Kafe Kena Sansksi Ditutup

Sebut Rahmi, ulangan yang diselenggarakan seharusnya menggunakan sistem daring. Namun ada kebijakan tersendiri bagi sekolah untuk teknis pelaksanaannya. Terlebih mengingat dibutuhkan mengenal bagaimana kemampuan akademik para siswa.

Walau ada beberapa sekolah yang melaksanakan tatap muka. Namun rupanya ada pula yang melaksanakan ujian secara online atau daring.

Dari hasil peninjauan Rahmi, penerapan protokol kesehatan menjadi perhatian khusus pada pelaksanaan ulangan tatap muka di SDN Paringin 1. Ucapnya, sekolah sudah taat aturan. Bahkan selain sekadar menyusun meja dan kursi secara berjarak, juga disediakan tempat pencucian tangan. Didukung pula dengan aturan kewajiban menggunakan masker.

"Proses pelaksanaan untuk protokol kesehatan bisa dikatakan aman. Para siswa menggunakan masker, ada tempat cuci tangan dan siswa pun diwajibkan jaga jarak," ucap Rahmi.

Pada kesempatan yang sama, Rahmi juga melihat para siswa yang mengerjakan soal ulangan. Ia berinteraksi dengan para siswa tersebut dan memberikan semangat.

Pada SDN Paringin 1, ulangan tatap muka begitu memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Dari kurang lebih 250 siswa, terdiri dari kelas 1 hingga kelas 5, mereka dibagi menjadi 10 Rombel. Adapun ruang kelas yang digunakan sebanyak 10 ruangan.
(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved