Breaking News:

Berita Balangan

Dinas PMD Kabupaten Balangan Siapkan Pilkades Serentak di Tengah Keterbatasan Anggaran

Sebanyak 19 desa di Kabupaten Balangan akan diadakan pilkades serentak, Dinas PMD menyiapkan anggaran untuk penyediaan petugas, TPS dan perlengkapan.

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Alpri Widianjono
banjarmasinpost.co.id/elhami
ILUSTRASI - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Tahun ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Balangan berencana menggelar pilkades di 19 desa. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, sempat tertunda pada 2020.

Hal itu membuat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Balangan harus menggelar pilkades pada tahun 2021 ini.

Diungkapkan Kepala DPMD Kabupaten Balangan Urai Nur Iskandar, sebagaimana aturan dari Permendagri Nomor 72 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pilkades, paling lambat per dua tahun sekali.

"Pilkades serentak sebelumnya sudah digelar pada tahun 2019. Kemudian diagendakan pada 2020, namun juga tertunda. Mau tidak mau, tahun ini harus dilaksanakan, sesuai dengan aturan. Terkecuali adanya kebijakan dari Mendagri untuk kembali ditunda," ucapnya, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Desa Kapul di Kabupaten Balangan Resmi Jadi Desa Sadar Kerukunan

Baca juga: Curi Handphone di Warung Kopi, Warga Halong Dibekuk Unit Jatanras Polres Balangan 

Bukan hanya pelaksanaan ditunda karena pandemi, namun rupanya anggaran yang masih dalam kondisi tidak memungkinkan pun menjadi kendala dalam penyusunan rencana Pilkades di Balangan.

Apalagi, jelas Urai, sebagaimana aturan pelaksanaan pilkades yang baru di masa pandemi membuat penggunaan dana bertambah.

Bisa dikatakan, dari anggaran murni yang sudah disediakan, nilai rupiah untuk penyelenggaraan Pilkades di Balangan tidak mencukupi. Sehingga, perlu kembali diusulkan pada APBD Perubahan.

Anggaran untuk Pilkades di Balangan bertambah karena ada keharusan menerapkan protokol kesehatan. Jadi, perlu penambahan TPS, sebagaimana di dalam Permendagri No 72 Tahun 2020. 

Baca juga: BPUM Berlanjut, Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Balangan Kirim Lebih 2000 Data UKM ke Pusat

Baca juga: Polres Balangan Kalsel Mengungkap 14 Kasus Tindak Pidana, Amankan 12 Tersangka

Aturan baru ini pula mengubah mekanisme penyelenggaran tersebut, termasuk tentang penataan TPS. Di antaranya, satu TPS hanya boleh diisi oleh 500 suara.

Lantas, lanjut Urai, hal itu juga perlu dipikirkan. Karena, akan ada 11 desa yang TPS-nya lebih dari satu.

Saat ini, ada 19 desa yang kepala desanya dijabat oleh Penjabat Sementara (Pjs). Semuanya akan melaksanakan  pilkades.

"Dari jumlah tersebut,  TPS yang seharusnya hanya 19 unit, akan bertambah menjadi 30 unit. Karena itu,  diperlukan pula para petugas TPS untuk menjaganya," pungkas Kepala DPMD Kabupaten Balangan ini.

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved