Breaking News:

Berita Banjarbaru

Jelang Tahun Ajaran Baru, PJ Gubernur : Gurunya Belum Divaksin, Saya Larang Pembelajaran Tatap Muka

PJ Gubernur Kalsel Safrizal ZA memastikan jika masih ada guru di sekolah SMA, SMK dan SLB yang belum divaksin maka tidak akan bisa menggelar PTM

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Vaksinasi Guru SMA di Banjarbaru. Sedikitnya, 1.256 guru disuntik vaksin, Senin (7/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jelang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tahun ajaran baru 12 Juli 2021 PJ Gubernur Kalsel Safrizal ZA memastikan jika masih ada guru di sekolah SMA, SMK dan SLB yang belum divaksin maka tidak akan bisa menggelar PTM.

"Kalau gurunya belum divaksin saya larang," tegasnya usai mengikuti Paripurna DPRD Kalsel Kamis (17/6/2021).

Ia meminta kepala sekolah yang guru-gurunya belum divaksin segera melapor ke satgas Covid 19 setempat untuk minta divaksin. 

"Siapkan tempat, nanti kita akan vaksin guru-gurunya," ujarnya.

Baca juga: Vaksinasi Guru Banjarbaru Tertinggi se Kalsel, Lampu Hijau PTM

Baca juga: Disdik Balangan Siap Langsungkan PTM Sambil Pantau Perkembangan Covid- 19

Baca juga: Kebun Raya Banua Kalsel Siapkan Batasi Jumlah Pengunjung Saat PTM Mulai Diterapkan

Ia menyebut Kalimantan Selatan bukan tidak siap untuk PTM, namun harus diperiksa kesiapan sekolah untuk menyelenggarakan PTM.

Sementara anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Wahyudi Rahman terkait terkait rencana pembelajaran tatap muka di SMA/SMK saat ini, baru dalam tahapan menerima usulan yang disampaikan Kepala Sekolah kepada Dinas Pendidikan Kalsel. 

"Usulan tersebut pada minggu pertama Juni akan dibahas bersama dengan SKPD terkait dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Prov. Selanjutnya dari hasil pembahasan minggu kedua Juni akan disimulasikan di lapangan," kata Wahyudi.

Jika memenuhi syarat ujarnya maka usulan tersebut pada minggu ketiga Juni diteruskan kepada Pj Gubernur untuk mendapatkan persetujuan. 

"Apabila memperoleh persejuan maka tahun ajaran baru 2021/2022 kegiatan Pembelajaran Tatap Muka secara bertahap dan terbatas bisa dimulai," jelasnya.

Wahyudi mengatakan, keputusan akhir pelaksanaan PTM berada di tangan Satgas Covid-19 baik di tingkat provinsi maupun di kabupaten/kota. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved