Breaking News:

PSU Pilgub Kalsel 2020

Rekapitulasi Suara PSU Pilgub Kalsel Digelar KPU,  PJ Gubernur Minta Masyarakat Sambut Suka Cita

Rapat Pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara PSU Pilgub Kalsel 2020 digelar di Hotel GSIgn

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA meminta menyambut suka hasil pengumuman penghitungan Rekapitulasi PSU Pilgub Kalsel, Kamis (176/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rapat Pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara PSU Pilgub Kalsel 2020 digelar di Hotel GSIgn pada Kamis (17/6/2021).

Tahapan PSU Pilgub Kalsel 2020 ini, hanya diikuti KPU Kalsel, Bawaslu Kalsel, KPU dari daerah PSU, saksi dan tim pemenangan masing-masing Paslon. Sementara pasangan calon tampak tak hadir dalam proses penghitungan.

PJ Gubernur Kalsel Safrizal ZA meminta masyarakat bersyukur atas pengumuman hasil PSU, terlepas siapapun yang akan terpilih nantinya.

"Mudah-mudahan di akhir pleno nanti sudah diketahui dengan pasti, secara formal dan resmi siapa pemenang pemilihan umum beserta dengan jumlah suara yang diperoleh masing-masing,"ujar Safrizal. 

Baca juga: KPU Gelar Pleno Rekapitulasi Hasil PSU Pilgub Kalsel, Polda Kalsel Kerahkan Ratusan Personel

Baca juga: Rekapitulasi Hasil PSU Pilgub Kalsel 2020 di Banjarmasin, BirinMu Berbalik Ungguli Denny Indrayana

Baca juga: VIDEO PSU Pilgub Kalsel, Laporan Rekapitulasi PPK Martapura Kabupaten Banjar Ditunda karena Ini

Safrizal juga menghimbau kepada masyarakat Provinsi Kalsel agar menyambut baik dan dengan suka cita terhadap pengumuman pemenang PSU Provinsi Kalsel 

"Tentu saja siapapun yang terpilih, kita dukung agar melanjutkan kepemimpinan di Provinsi Kalsel dalam rangka pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Bersyukur," himbau Safrizal.

Terkait adanya salah satu Paslon yang mengatakan akan maju ke Mahkamah Konstitusi ia mengatakan hal tersebut masih belum pasti.

"Berdasarkan ketentuan, boleh saja. Setelah pengumuman resmi hari ini, rekapitulasi, itu hak pasangan calon. Siapapun. Untuk melakukan challenge ke MK. Secara hukum diperkenankan. Namun kita tidak bisa memprediksi, karena pengumumannya saja belum. Jadi kita lihat nanti. Saya kira itu konstitusional, kita ikuti saja, masyarakat agar tetap tenang karena pemilihannya sudah selesai," jelasnya.

Dalam rapat Paripurna DPRD Kalsel Safrizal sempat menyebut jika rapat Paripurna tersebut bakal menjadi yang terakhir yang ia ikuti di Kalsel.

"Saya sudah empat kali mengikuti rapat Paripurna di sini, berarti sudah empat bulan saya di sini, satu bulan sekali rapat paripurna," ujarnya.

Sementara Ketua DPRD Kalsel H Supian HK meminta agar masing-masing pasangan calon bisa saling menghargai.

"Ini sudah tahapan akhir, bagi siapa yang menang kita hargai, dan yang kalah kita hormati, Kalimantan Selatan sudah kondusif jadi pasangan calon kita minta hentikan opini yang meresahkan warga," ujarnya.

Baca juga: Saksi Paslon Tak Tandatangani Rekapitulasi Hasil PSU Pilgub Kalsel 2020 di Banjarmasin Selatan

Dalam aturannya untuk menggugat ke MK jelas Supian selisih 1,5 persen bisa maju ke MK, sementara dalam PSU ini diperkirakan selisih suara di atas 2 persen.

"Kalau dilanjutkan ke MK lagi, kita sebagai pimpinan DPRD juga tidak tahu arah selama beberapa bulan ini, bahkan untuk PSU ini anggaran yang dihabiskan sudah Rp 23 miliar, kalau dilanjutkan bagaimana pembangunan di Kalsel ini," tambahnya. (banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved