Breaking News:

Berita Sampit

Sempat Cekcok dengan Pemilik Usaha, Wabup Kotim Irawati Tegaskan Tetap Awasi Miras

Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Irawati, saat melakukan razia tempat penjualan minuman keras ilegal di Kabupaten Kotawaringin Timu

Penulis: Fathurahman | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id / faturahman
Tempat usaha miras diduga ilegal di Jalan Tjilik Riwut kilometer 3 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng disegel polisi. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Irawati, saat melakukan razia tempat penjualan minuman keras ilegal di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mendapat perlakuan tidak pantas oleh pemilik usaha di Jalan Tjilik Riwut kilometer 3 Sampit.

Usaha Irawati yang gigih untuk memerangi penjualan miras ilegal di Sampit, baru kali ini, dilawan oleh pemilik usaha miras yang diduga ilegal tersebut. Betapa tidak, Wakil Bupati Kotim ini sempat adu mulut dan bilang arogan oleh penjual usaha miras ilegal tersebut.

Peristiwa ini, bahkan sempat diabadikan lewat rekaman video saat wabup melakukan kegiatan penertiban, hingga beredar viral di media sosial dan menjadi perhatian warga di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Saat ditanya seputar penertiban yang sempat terjadi cekcok atau adu mulut antara Wabup Kotim dan bos pemilik usaha miras tersebut. Wabup yang dikenal getol memerangi penjualan miras ilegal di Kotim ini, menyatakan tidak akan berhenti menegakkan aturan.

Baca juga: Mabuk Miras, ABG Palangkaraya Tergelatak di Taman Pinggiran Jalan Yos Soedarso

Baca juga: Penjual Miras di Desa Sungaipasir Kabupaten Koabaru Didenda Rp 300 Ribu

Baca juga: Penemuan Mayat Mutilasi di Banjarmasin, di Sekitar Lokasi Ada Pakaian Dalam Wanita dan Botol Miras

Baca juga: Pasca Diamankan Polisi, Pembawa 300 Botol Miras di Tanahbumbu Kalsel Dihukum Denda Rp 3 Juta

"Bagi saya insiden yang terjadi itu biasa saja, yang jelas masyarakat saja yang akan menilainya nanti. Saya bekerja untuk menegakkan aturan sehingga saat ada interaksi dengan pemilik dalam penertiban tersebut, biar masyarakat saja yang akan menilainya," ujarnya saat ditemui usai membuka satu acara di Pemkab Kotim, Kamis (17/6/2021).

Lebih jauh dia menyatakan berterima kasih, setelah kejadian tersebut, petugas langsung menyegel warung tempat penjualan minuman keras yang meresahkan masyarakat di Kotawaringin Timur, tersebut."Saya apresiasi, petugas bertindak cepat, dan sudah melakukan piliceline tempat penjualan miras tersebut," ujarnya.

Pantauan di lokasi warung penjual miras tempat cekcok mulut antara Wakil Bupati Kotim, Irawati dan Penjual Miras Ilegal. Kamis (17/6/2021) pagi langsung dilakukan penyegelan oleh petugas kepolisian Polres Kotim sedangkan pemilik usaha sudah tidak ada di tempat. (banjarmasinpost.co.id / faturahman).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved