Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

VIDEO Perpeo Minta Izin Gelar Konser, Gubernur Kalsel Bilang Silakan Undang Slank

Perpeo Kalsel kesulitan konser, Pj Gubernur persilakan dan bisa undang Slank asalkan koordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk cegah penyebaran virus.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ketua Perkumpulan Pengusaha Event Organizer (Perpeo) Kalimantan Selatan, Rosyadi Razak, meminta pemerintah agar acara dapat digelar dan diizinkan.

Ketua Perpeo Kalsel, Rosyadi Razak, mengutarakan bahwa sejak pandemi, bisnis Event Organizer (EO) sudah tidak pernah lagi menggelar event.

Dia mengkalkulasi ada 3.000 orang yang bekerja di EO ikut terdampak karena pengetatan dan tidak boleh adanya izin keramaian.

Dia menyampaikan, EO di Kalsel siap melaksanakan event secara new normal dengan menerapkan prokes yang disyaratkan pemerintah.

Baca juga: Wakil DPRD Kalsel Minta Pengusaha Even Diperhatikan Pemerintah Daerah

Baca juga: VIDEO Vaksinasi Covid-19 di Mahligai Pancasila Banjarmasin Diadakan Perpeo Kalsel

"Kami juga siap kembali melakukan promosi untuk menghidupkan event di Banua," ucapnya, Rabu (16/6/2021).

Sementara itu, Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA terang-terangan merestui para Event Organizer (EO) menggelar konser musik di Bumi Lambung Mangkurat.

"EO boleh gelar acara, tapi harus menerapkan prokes, ada test antigen, batasi jumlah orangnya dan jaga jarak. Silakan selenggarakan (konser), silakan undang Slank. Namun sebelum menggelar event, pihak penyelenggara harus lapor ke Satgas Covid-19," ujar Pj Gubernur Safrizal saat di Gedung Idham Chalid, Kota Banjarbaru.

Selain EO, dia menyampaikan, pemerintah juga akan membantu masyarakat yang ingin menggelar acara. Seperti, resepsi pernikahan dan gelaran apapun yang dapat mengumpulkan orang banyak.

Baca juga: VIDEO Perpeo Kalsel Bagi 150 Paket Beras dan 1.000 Masker untuk Warga Tak Mampu

"Hal ini dilakukan demi menaikkan ekonomi mayarakat di Banua. Kita harus bangkit dari pandemi Covid-19," tandasnya.

Sedangkan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto, meminta agar Pemprov Kalsel membentuk tim kecil untuk merumuskan aturan yang harus diterapkan dalam penyelenggaraan event.

"Sehingga, jika ada event, tidak dibubarkan dan tidak ada masalah. Misal, kalau memang ada surat bebas Covid, seperti antigen, silakan laksanakan," ujarnya.

Tim kecil, kata dia, bisa melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk TNI/Polri. "Libatkan saja kami (Polda Kalsel) untuk membentuk tim kecil," imbuhnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved