Breaking News:

Berita HST

Baru Dapat 10 Pendaftar, SDN Bulayak Terima Siswa Sampai Tahun Ajaran Baru Berjalan

SDN Bulayak di Kecamatan Hantakan HST pasca dihantam banjir bandang tetap membuka penerimaan siswa baru hingga tahun ajaran baru

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/hanani
Empat ruang kelas tersisa di SDN BUlayak, Kecamatan Hantakan, Hulu Sungai Tengah (HST) akan direhab secara darurat menggunakan dana bantuan donator, Jumat (18/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - SDN Bulayak di Desa Bulayak Kecamatan Hantakan, Kaupaten HUlu Sungai Tengah (HST) berupaya bangkit, setelah  dua ruang kelas hancur dan empat ruang kelas lainnya dindingnya jebol diterjang banjir bandang Januari 2021 lalu.

Di tengah keterbatasan fasilitas sekolah tersebut, pihak pengelola sekolah pun tetap menerima siswa baru.

Kepsek SDN Bulayak, Sar,ie menjelaskan, penerimaan peserta didik baru (PPDB) sebenarnya sudah dilaksanakan sejak April hingga Juli, menjelang tahun ajaran baru tangal 19 mendatang. Namun,  sampai sekarang baru 10 anak mendaftar.

Pendaftaran dilakukan di Kantor SDN Bulayak yang bangunannya tidak rusak.

“Targetnya kami minimal 20 siswa atau satu kelas. Jika target tak tercapai, penerimaan tetap dllakukan, meski sudah memasuki tahun ajaran baru. Yang penting belum masuk semester pertama,”katanya, kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (18/6/2021) .

Baca juga: Dahsyatnya Banjir Bandang di HST, Dinding Beton SDN Bulayak Hancur Berkeping-Keping

Baca juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, SDN Bulayak HST Rehab Sekolah Secara Swadaya, Pendanaan DIbantu Donatur

Sebelumnya disebutkan,SDN Bulayak memiliki 71 siswa, terdiri enam kelas.

Sekolah dengan bangunan beton tersebut kini tinggal empat ruang kelas.

Bahkan 100 persen meja kursi serta alat elektronik, buku dan dokumen lainnya rusak serta hanyur terbawa arus air.

Meski demikian, untuk kegiatan belajar tatap muka ditahun ajaran baru nanti jika sudah mendapat izin Disdik, sudah disiapkan.

“Kami mendapat bantuan meja dan kursi, seragam sekolah anak, buku tulis dan alat tulis hingga tas untuk anak-anak didik kami. Bantuan sudah kami bagikan melalui orangtua masing-masing,”kata Kepsek.

Baca juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, PJ Gubernur : Gurunya Belum Divaksin, Saya Larang Pembelajaran Tatap Muka

Sementara, Fathul Jannah, warga setempat berharap jika sekolah dibangun kembali oleh pemerintah, agar dibangun secara bertingkat dengan pondasi yang lebih kuat agar saat terjadi banjir, bangunan sekolah tetap berdiri kokoh.

“JIka dibangun bertingkat, juga bisa dijadikan tempat mengungsi,”katanya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved