Breaking News:

Berita HST

Jelang Tahun Ajaran Baru, SDN Bulayak HST Rehab Sekolah Secara Swadaya, Pendanaan DIbantu Donatur

Terkait kesiapan belajar tatap muka jelang tahun ajaran baru, SDN Bulayak di Desa Bulaya akan melakukan perbaikan secara swadaya.

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/hanani
Empat ruang kelas tersisa di SDN BUlayak, Kecamatan Hantakan, Hulu Sungai Tengah (HST) akan direhab secara darurat menggunakan dana bantuan donator, Jumat (18/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Meski dalam kondisi rusak berat, SDN Bulayak di Desa Bulayak Kecamatan Hantakan Kabupaten HUlu Sungai Tengah (HST) menyatakan siap melaksanakan kegiatan belajar tatap muka di sekolah pada  tahun ajaran baru 2021/2022.

Terkait kesiapan belajar tatap muka jelang tahun ajaran baru, sekolah akan melakukan perbaikan secara swadaya.

Kepsek SDN Bulayak Sar’ie SDN BUlayak, Sar,ie  menjelaskan, perbaikan sekolah secara swadaya bakal dilakukan saat libur semester dua.

Perbaikan secara darurat tersebut menggunakan dana bantuan donatur secara pribadi yang serah terimanya dilakukan di Kantor Bupati HST beberapa waktu lalu.

“Sambil menunggu pembangunan gedung  baru melalui dana pemerintah pusat 2022 mendatang, kami lakukan perbaikan secara darurat dengan membuat dinding sekolah berbahan kalsiboard dan papan triplek,”kata Sar,ie. 

Baca juga: Dahsyatnya Banjir Bandang di HST, Dinding Beton SDN Bulayak Hancur Berkeping-Keping

Baca juga: Persiapan Belajar Tatap Muka di HST, Disdik Melihat Kesiapan Sekolah dari Simulasi

Dengan ditutupnya bagian belakang yang tanpa dinding, penyelenggaraan sekolah tatap muka, kata Sar,ie bisa dilakukan di dalam ruangan.

“Memang ada bantuan tenda, tapi selama bangunan yang ada masih bisa dipakai, akan lebih baik di dalam ruang kelas,”katanya. 

Pantauan banjarmasinpost.co.id, Jumat (18/6/2021), puing dua ruang kelas yang hancur diterjang banjir bandang Januari 2021 lalu sudah dibersihkan. Sedangkan empat ruang kelas lainnya, bagian atap dan lantai masih tersisa. Namun dinding bagian belakang ruang kelas semua hancur. Bagian dinding tersisa, hanya di bagian depan dua ruang kelas lainnya.

Baca juga: Persiapkan Belajar Tatap Muka, Disdikbud Tala Segera Rapat dengan Satgas Covid-19 Bahas Zonasi

Empat ruang tanpa dinding tersebut, menurut Kepsek beberapa hari yang lalu digunakan untuk ulangan semester dua. Itu setelah pihak sekolah menerima bantuan  kursi dan meja dari donator, yang disalurkan melalui Yayasan Insan Mulia Pama, program infak dan sedekah.

“Tanggal 26 nanti kami menggelar perpisahan,”kata Sar,ie.  (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved