Breaking News:

Berita Banjarmasin

Kemendikbud RI dan Disbudpar Banjarmasin Kerjasama Gelar Belajar Bersama Maestro Pamadihinan]]]

Kemendikbud RI bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Banjarmasin selenggarakan Belajar Bersama Maestro (BBM) Pamadihinan

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
Penampilan maetro pemadihinan, Anang Syahrani 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ingin menjadi pemadihin andal? ayo ikuti pendaftaran Belajar Bersama Maestro (BBM) Pamadihinan yang diselenggarakan Kemendikbud RI bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Banjarmasin.

Menurut Kabid Kebudayaan Disbudpar Kota Banjarmasin, Fatimah Adam, Jumat (18/6/2021), persyaratan mengikuti belajar Madihin adalah bertempat tinggal atau beraktivitas di Kota Banjarmasin dan sekitarnya, usia 17 sampai 25 tahun dibuktikan dengan KTP.

"Mempunyai keterampilan seni madihin, mengumpulkan biodata lengkap foto penampilan saat Bamadihin, fotokopi KTP dan pas foto 4x6," ujarnya.

Ditambahkan Fatimah, pendaftaran dibuka sejak sekarang hingga 5 Juli di ruang Bidang Kebudayan Disbudpar Kota Banjarmasin

Baca juga: Gelar Taxpayer Gathering, Kepala Kanwil DJP Kalselteng Harapkan Kontribusi KPP Banjarmasin

Baca juga: Kelangkaan BBM di Kalsel, Warga Banjarmasin Keluhkan Mahalnya Solar di Eceran

Ditambahkan dia, Kemendikbud punya program Jalur Rempah, salah satunya Belajar Bersama Maestro (BBM) Pamadihinan, berlatar belakang salah satu jalur yang dilalui di Kalimantan adalah Banjarmasin.

"Sehubungan dengan tersebut, tim dari kemendikbud datang kekantor Disbudpar Kota Banjarmasin untuk bekerjasama melaksanakan BBM Madihin, dan maestro pamadihinan kita, Anang Syahrani dan asisten maestro dipercayakan kepada M Zaki," ucapnya

Dijelaskan Fatimah, diperlukan 20-30 orang.

Pesertaakan d iseleksi kemampuan bamadihin untuk Kota Banjarmasin dan sekitarnya.

"Yang lolos seleksi akan Belajar Bersama Maestro selama 14 hari ,dan selanjutnya akan tampil bersama di acara jalur rempah sekitar bulan September, namun dikehendaki juga akan ditampilkan di acara lainnya seperti 17 Agustus dan hari jadi," pungkas Fatimah.

(banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved