Breaking News:

Berita Banjarmasin

Pj Gubernur: Pendapatan Pajak Air Permukaan di Kalimantan Selatan Kecil

Minimnya pendapatan Kalimantan Selatan dari sektor pajak membuat PJ Gubernur Kalsel meminta agar dilakukan audit terhadap penyebab minimnya pendapatan

Penulis: Milna Sari | Editor: Edi Nugroho
Instagram samsatbjm2.official
Pelayanan Samsat oleh UPPD Samsat Banjarmasin II. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Minimnya pendapatan Kalimantan Selatan dari sektor pajak membuat PJ Gubernur Kalsel meminta agar dilakukan audit terhadap penyebab minimnya pendapatan sektor pajak.

Tiga pajak yang seharusnya tinggi di Kalimantan Selatan justru minim dalam realisasinya.

Menurut PJ Gubernur Kalsel Safrizal ZA Jumat (18/6/2021), pajak air permukaan misalnya yang masih bisa ditingkatkan. Saat ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan hanya menerima Rp 4 miliar pajak air permukaan pertahun.

Padahal jumlah itu menurutnya sangat kecil dibandingkan potensi pajak air permukaan di Banjarmasin misalnya dengan banyak hotel dan perusahaan.

Baca juga: Kepala Kanwil DJ Pajak Kalsel Serahkan ZIS Karyawan ke Baznas Kalsel, Segini Jumlahnya

Baca juga: Soal Pajak Sembako Masyarakat Diminta Tak Khawatir, Masih Menunggu Pandemi Covid-19 Usai

Ia menduga target yang ditetapkan oleh Pemprov Kalsel masih minim sehingga nilai Rp 4 miliar sudah cukup besar.

"Mungkin targetnya kecil makanya realisasinya kecil, padahal potensinya besar,"katanya

Selain di Banjarmasin, di Kalsel secara keseluruhan jelasnya juga ada banyak perusahaan besar yang bergerak di bidang tambang, kebun, dan manufaktur yang menjamur itu semua menggunakan pajak air permukaan.

"Pandangan saya Rp 4 M ini kecil untuk kalsel, melihat potensi ekonomi banua kita lumayan baik," beber Safrizal.

Tak hanya pajak air permukaan, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) juga menjadi potensi pajak yang besar. Tunggakan PKB di Kalsel terhitung hampir Rp 1 triliun.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved