Breaking News:

Berita HST

Belajar Tatap Muka Sejak Agustus , Santri Ponpes Darul Istiqamah Wajib Swab Antigen

Pondok Pesantren Modern Darul Istiqamah (DI)Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggelar belajar tatap muka sejak Agustus 2021.

Penulis: Hanani | Editor: Edi Nugroho
Darul Istiqamah
Ponpes Modern Darul Istiqamah saat melaksanakan wisuda santri, Sabtu (19/6/2021). 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Pondok Pesantren Modern Darul Istiqamah (DI)Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggelar belajar tatap muka sejak Agustus 2021.

Namun, sebelum masuk ke lingkungan ponpes untuk mondok (tinggal di asrama) santri wajib melakukan swab antigen. Termasuk para pengajarnya.

Pengasuh Ponpes DI Putri, Hj SIti Salehah, kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (19/6/2021) menjelaskan, selain swab, dalam keseharian santri baik di sekolah maupun di asrama wajib menaati protokol kesehatan. Puluhan wastafel atau tempat cuci tangan disebar di lingkungan tempat belajar, masjid maupun di asrama.

“Jadi para santri maupun pengajarnya wajib menaati prokes. Saat belajar maksimal boleh 20 orang dengan jarak yang diatur sesuai prokes,”kata Salehah.

Saat ini, total jumlah satri DI untuk Madrasah Ibtidayah (MI), MTs dan MA Darul Istiqamah ada 1,200 orang. NAmun, yang belajar tatap muka dan mondok di asrama hanya tingkat MTs dan MA. “Santri MI belum, masih virtual,”kata Salehah.

Selain wajib tinggal di lingkungan Ponpes, para orangtua yang berkunjung pun tak boleh berhadapan langsung. Tapi ada ruang khusus dengan pembatas dari mika.

“Kami menghindari ada orang di luar POnpes yang masuk dan bertemu langsung dengan santri,”jelasnya. Lebaran Idul Firtri 1442 Hijriah lalu, para santri dibolehkan pulang, namun saat masuk pondok lagi wajib swab ulang.

Biaya swab antigen dibayar secara mandiri oleh orang tua santri, dan pelaksanaan swab bekerjasama dengan salah satu klinik swasta di HST.

Dijelaskan, untuk kegiatan belajar dibatasi hanya setengah harian, atau tidak belajar full seperti biasa. Saat ini, ponpes DI juga menerima santri baru, yang berakhir 30 JUni 2021 mendatang.

Salehah menagskan, sejauh ini dari hasil swab antigen tidak ditemukan ada santri positif covid-19 karena interaksi mereka hanya di lingkungan ponpes. Meski demikian jika ada keperluan penting, santri boleh keluar dengan syarat saat balik melakukan swab antigen lagi. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved