Breaking News:

Berita Banjarmasin

Dalam Bincang Bisnis Dibuka Pemenang Pilwali Banjarmasin, GIBS Sosialisasikan 3 Jurusan Baru

GIBS gelar bincang bisnis dibuka pemenang Pilwali Banjarmasin sekalian umumkan buka jurusan baru, Islamic Scholar, Profesional Skill, Entrepreneurship

Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN
Kegiatan Bincang Bisnis yang dilaksanakan Hasnur Center, Global Islamic Boarding School (GIBS) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (19/6/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOSTCO.ID, BANJARMASIN - Hasnur Center, Global Islamic Boarding School (GIBS) dan Entrepreneurship Center menggelar Bincang Bisnis bertema Jadikan Anak Muda Pilar Ekonomi yang Baru di Rattan Inn, Banjarmasin, Sabtu (19/6/2021). 

Bincang bisnis yang dibuka H Ibnu Sina, pemenang pemilihan wali kota Banjarmasin (Pilwali Banjarmasin 2020), ini mengetengahkan tema "Munculkan Bisnis Baru di Era Pandemi, Apa Saja Tantangannya."

Para pembicara antara lain alumni GIBS yang kini menjadi pengusaha, yaitu Rifky Alfahmi, Fathiyakan Ramadhan, Sheila Irfania dan  Luthfi Habibi.

Selain itu pembicara dari kalangan praktisi bisnis, yaitu Chef Agus Sasirangan (pebisnis kuliner, public figure), Enad Wanindo (Bisnis EOWO), Melissa Lasabelle (Bisnis Fashion), Ardy Maulana (Bisnis Coffee Shop).

Direktur SMP-SMA GIBS dan Direktur Hasnur Center, Dr Zulfikar Alimuddin BEng MM, mengatakan, pihaknya mengadakan acara ini bertujuan memperkenalkan program baru di sekolah tersebut.

Baca juga: Himmah UIN Antasari Banjarmasin Gelar Hajlah Miladiyah ke lima, Perdana Sejak Baru Terbentuk

Baca juga: BirinMu Peraih Suara Terbanyak, DPD Partai Emas Kalsel: Ini Pasangan Ideal

"Ada tiga jurusan baru yang dibuka pada tahun ajaran baru, yaitu Islamic Scholar, Profesional Skill dan Entrepreneurship," jelasnya. 

Islamic Scholar adalah jurusan yang memberi kemampuan dalam pemikiran Islam. Kemudian, profesional skill adalah jurusan yang mengarahkan pada potensi berkarir di bidang profesi. Adapun Entrepreneurship jurusan kewirausahaan. 

"Jadi sejak awal murid dipersiapkan sebagai pengusaha atau ahli bidang tertentu, apakah kuliner, fashion, komputer, dan lainnya," jelas Zulfikar.

Menurut Zulfikar, sebagian besar anak zaman sekarang lebih cenderung berpikir bagaimana mencari uang. Banyak dari mereka tidak suka belajar secara normal, kalau dipaksa malah jadi kehilangan motivasi, malas, berlaku iseng. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved