Breaking News:

Berita Banjarmasin

Dalam Dua Hari, UDD PMI Banjarmasin Dapatkan Ratusan Pendonor Karena Hal Ini

Adanya bingkisan maupun suvenir, ternyata cukup ampuh meningkatkan antusias masyarakat untuk mendonorkan darah.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Kepala UDD PMI Banjarmasin, dr Aulia Ramadhan Supit. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Adanya bingkisan maupun suvenir, ternyata cukup ampuh meningkatkan antusias masyarakat untuk mendonorkan darah.

Bahkan hanya dalam dua hari, Unit Donor Darah (UDD) PMI Banjarmasin mampu mendapatkan ratusan kantong darah dari para pendonor.

Hal ini terjadi saat UDD PMI Banjarmasin membagikan suvenir berupa mug bagi pendonor, saat perayaan Hari Donor Darah Sedunia pada Senin (14/6/2021).

"Sebenarnya kita menyediakan suvenir sederhana saja, dan kita menyediakan sekitar 100 buah. Namun ternyata yang mendonor saat itu jumlahnya 186 orang," ujar Kepala UDD PMI Banjarmasin, dr Aulia Ramadhan Supit.

Baca juga: PT Arutmin Indonesia Tambang Satui Gelar Kegiatan Donor Darah

Baca juga: VIDEO Ikut Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia, Bupati Tapin Ajak Masyarakat Ikut Aktif Mendonor

Baca juga: LINK Twibbon Selamat Hari Donor Darah Sedunia 2021, World Blood Donor Day Diperingati Tiap 14 Juni

Melihat tingginya antusias pendonor saat itu, UDD PMI Banjarmasin pun mendapatkan support dari para donatur yakni dengan menyumbangkan beras.

Tak heran karenanya keesokan harinya atau Selasa (15/6/2021), UDD PMI Banjarmasin pun menjadikan beras ini sebagai bingkisan bagi para pendonor, dan jumlahnya sekitar 200 paket.

"Dan pada saat itu ternyata yang mendonorkan darah sebanyak 203 orang. Jadi dalam dua hari tersebut ada sekitar 389 orang yang mendonor," jelasnya.

Usai dua hari pelaksanaan donor darah dengan menghadirkan suvenir dan bingkisan tersebut, diakui oleh pria yang akrab disapa dokter Rama ini pun tak menampik bahwa pendonor pun kembali menurun secara signifikan.

"Menang menurun signifikan setelah itu. Tapi dari dua hari pelaksanaan donor darah saat itu hasilnya sudah lumayan banyak, sehingga bisa untuk stok memenuhi permintaan dari rumah sakit-rumah sakit hingga beberapa hari," katanya.

Melihat tingginya antusias masyarakat berdonor dengan adanya suvenir maupun bingkisan tersebut, dokter Rama pun berharap ada dukungan berikutnya dari para donatur.

"Kita berharap ada donatur lagi, karena dengan adanya program memberikan suvenir dan bingkisan, sangat membantu kita untuk meningkatnya jumlah orang yang mendonorkan darahnya. Sehingga kita bisa lebih maksimal juga menyediakan stok darah untuk memenuhi permintaan di rumah sakit," jelasnya.

Untuk UDD PMI Banjarmasin sendiri dijelaskan oleh dokter Rama tidak bisa menyediakan suvenir dan bingkisan karena memang terkendala anggaran.

"Kita di UDD PMI Banjarmasin tidak ada budget kesana, karena memang kita pun hidup berdasarkan biaya pengganti pengolahan darah saja, untuk gaji karyawan dan sebagainya. Sementara kita tidak pernah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah, misalnya untuk pembelian kantong darah dan sebagainya," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved