Berita Kotabaru

Jalan Menuju Pelabuhan Feri di Teluk Gosong Kabupaten Kotabaru Terancam Putus

Menurut Kadishub Kabupaten Kotabaru. Sugiannor, kerusakan bangunan pelabuhan feri Teluk Gosong di bagian kanan dan kiri siring akibat gelombang besar.

Penulis: Herliansyah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HELRIANSYAH
Sugiannor, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOSTCO.ID, KOTABARU - Pelabuhan feri di Teluk Gosong, Kecamatan Pulaulaut Timur, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, mulai mengalami kerusakan. 

Menurut Sugiannor, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Kotabaru, kerusakan bangunan pelabuhan terjadi di bagian kanan dan kiri siring akibat gelombang besar, membuat kekhawatiran.

Pasalnya, kerusakan pada siring bangunan akan berimbas pada ambrolnya akses jalan menuju ke ujung pelabuhan. apabila tidak secepatnya dilakukan penanganan.

"Benar. Bila siring itu ambrol. Jalannya akan ambrol. Karena, siring berfungsi menahan supaya tidak ambrol," ucap Kadishub Kabupaten Kotabaru Sugiannor kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (19/6/2021).

Baca juga: Pembunuhan di Kalsel, Warga Pondok Labu Kabupaten Kotabaru Ini Tusuk Istri Pakai Keris

Baca juga: Dishub Kotabaru Tak Bisa Lakukan Uji Kir karena Kendala Anggaran dan Fasilitas

Tidak bisa berbuat apa-apa melakukan penanganan agar jalan menjadi lintasan mobil tidak ambrol. Menjadi persoalan, tidak ada anggaran melakukan pemeliharaan 

Ia menuding, terkesan siring yang ambrol akan dibiarkan. Tidak ada anggaran, disebabkan dianulirnya anggaran pemeliharaan Rp 5 miliar oleh kementerian terkait.

Penyeban anggaran dibatalkan, lantaran pemkab kotabaru tidak memperjuangkan alokasi anggaran Rp 50 juta yang usulkan Dishub Kotabaru.

Untuk mendapatkan anggaran Rp 5 miliar, daerah harus membuat sebuah kajian yang memerlukan anggaran Rp 50 juta.

Baca juga: Pedagang Pasar Kemakmuran Kotabaru Keluhkan Atap di di Blok B dan F yang Bocor

Baca juga: Penjual Miras di Desa Sungaipasir Kabupaten Koabaru Didenda Rp 300 Ribu

"Itulah, karena tidak ada anggaran membuat kajian, Rp 5 miliar dari kementerian dianulir. Salah siapa," ucap Sugiannor. 

Terpisah, Ageng, warga Berangas, Kecamatan Pulaulaut Timur membenarkan terancam ambrolnya jalan menjadi lintas mobil menuju ke feri.

"Tidak lama, kalau dibiarkan putus itu jalan. Karena kondisinya sudah mulai amblas," singkatnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved