Taman Bambu Air
Wisata Kalsel, Taman Bambu Air Dikembangkan Dari Dana Desa Setiap Tahunnya
Adanya anggaran untuk pengelolaan bendungan atau Dam di Desa rupanya menjadi tantangan bagi Pokdarwis Desa Hauwai, Kecamatan Halong, Kabupaten Balanga
Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Adanya anggaran untuk pengelolaan bendungan atau Dam di Desa rupanya menjadi tantangan bagi Pokdarwis Desa Hauwai, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalsel.
Melalui dana yang disiapkan setiap tahunnya berkisar Rp 50 sampai Rp 60 juta untuk pemeliharaan bendungan, lantas, disulap lah tempat tersebut menjadi lokasi objek wisata.
Kini masyarakat mengenalnya sebagai Objek Wisata Taman Bambu Air yang mulai dikembangkan pada 2020 lalu. Kemudian kembali berlanjut hingga sekarang.
Objek wisata Taman Bambu Air merupakan satu-satunya wisata sungai di Desa Hauwai. Pengelolaan tempat wisata ini menggunakan sistem dari BUMDes.
Baca juga: Wisata Kalsel, Sewa Mainan Air di Taman Bambu Air, Sekaligus Nikmati Spot Foto
Baca juga: Wisata Kalsel, Taman Bambu Air, Dari Pemandian Warga, Jadi Objek Wisata
Ketua Pokdarwis Desa Hauwai, Sapri menerangkan, adanya anggaran desa untuk membersihkan tempat tersebut, membuat muncul ide menjadikannya tempat wisata. Sehingga dana desa pun lebih bermanfaat dan diharapkan dapat mendatangkan pengunjung yang lebih banyak setiap harinya.
Saat ini, sejumlah inovasi terus digalakkan, mulai pembangunan gazebo dan penambahan spot foto. Begitu pula dengan promosi tempat wisata melalui akun media sosial pribadi serta mulut ke mulut para pengunjung yang sudah pernah datang.
(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pengunjung-objek-wisata-taman-bambu-air-saat.jpg)