Breaking News:

Berita Olahraga

Urung ke Ciloto Jawa Barat, Tim Gulat PON Kalsel akan TC ke Kiram Kabupaten Banjar

Batal training camp (TC) ke Ciloto Jawa Barat, tim gulat Kalsel akan mengirimkan atletnya untuk TC ke Kiram, Kabupaten Banjar dalam waktu dekat ini

Penulis: Irfani Rahman | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Atlet gulat PON Kalimantan Selatan 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Atlet gulat PON Kalimantan Selatan tak bisa menunggu lama untuk mengikuti jadwal periodesasi latihan untuk berlaga di event bergengsi di Indonesia tersebut.

Setelah urung melakukan training camp (TC) ke Ciloto Jawa Barat, tim gulat akan mengirimkan atletnya untuk TC ke Kiram, Kabpaten Banjar dalam waktu dekat ini.

Sekretaris Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kalimantan Selatan Agus Pebrianto, membenarkan TC tim gulat akan dilaksanakan di Kiram, Kabupaten Banjar.

"Rencana minggu depan 27 Juni ini kami sudah TC Internal, kegiatan ini merupakan bagian dari periodesasi persiapan menuju PON Papua, tanpa pelaksanaan TC, atlet tidak akan optimal, ini pun sudah mundur sekitar 1 bulan dari perencanaan sebelumnya," paparnya.

Baca juga: Intens Latihan, Atlet Gulat HSS Ini Incar Medali Emas di Popda Kalsel 2021

Baca juga: Dispora Kalsel Gelar Pelatihan, Pelatih Gulat Kalsel Ini Sebut Sangat Bermaanfaat

Menurut Agus, sebisanya mereka akan mengoptimalkan program yang ada, karena hasil medali semua tergantung dari persiapan atletnya dalam berlatih dan bertanding.

Dengan adanya TC Internal, pihaknya ingin mengoptimalkan atlet dalam segi kualitas latihannya, mulai dari aspek disiplin, kesehatan, latihan fisik, serta gizi atlet,

"Dengan TC Ekternal ini atlet tidak lagi terbebani dengan pekerjaan di kantor atau tugas-tugas lain, taunya mereka, istirahat, latihan dan memperbaiki kualitas makan, serta kita ingin membangun kebersamaan dengan seluruh tim, mulai dari pelatih, atlet dan official," ucap dosen Poliban ini.

Dan untuk program latihan secara teknis seluruhnya diserahkan ke pelatih dan konsultan fisiknya.

"Karena kita percaya pelatih bisa memberikan skill yang terbaik untuk atlet-atletnya dan rutin melakukan evaluasi, sehingga nanti kita bisa mengukur optimalisasi perolehan mendali," ucapnya.

Baca juga: Tak Akan Kecewakan Daerah, Rendy Bulatkan Tekad Bawa Pulang Medali PON untuk Kalsel

Baca juga: Incar Medali di PON Papua, Tiada Hari tanpa Latihan bagi Ikbal Pesilat Kalsel

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved