Berita Tabalong

VIDEO KPH Tabalong Kalsel Aktifkan Rambu Tingkat Kerawanan Karhutla

KPH Tabalong aktifkan posko siaga bahaya karhutla sejak Maret 2021, intens patroli dan sosialisasi di kawasan rawan kebakaran, siagakan kelompok MPA.

Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Jajaran Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Tabalong bersiaga menghadapi bahaya kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla).

Menurut Kasi Perlindungan Hutan KPH Tabalong, Zainal Abidin, untuk menghadapi bahaya Karhutla tahun ini mereka telah mengaktifkan posko siaga.

Lokasi pos tersebut di depan kantornya, Kelurahan Belimbing Raya, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan.

"Mulai Maret 2021, kami telah mengaktifkan Posko Siaga Pengendalian Karhutla," kata Zainal, Minggu (20/6/2021).

Baca juga: Cegah Karhutla, Polsek Haruai Tabalong Bersama Petugas Gabungan Gelar Patroli Terpadu

Baca juga: Rampas Sepeda Motor dan Hp Milik Seorang IRT, Pelaku Diamankan Petugas Gabungan Polres Tabalong

Selain itu juga, telah mengaktifkan tim pemantau groundcheck, serta meningkatkan patroli ke daerah-daerah yang rawan terjadi bahaya Karhutla.

Upaya lain yang dilakukan KPH Tabalong, intens digelar penyuluhan dan sosialisasi, baik secara tertulis maupun pertemuan dengan masyarakat.

"Masyarakat Peduli Api atau MPA yang jumlahnya 13 kelompok di Kabupaten Tabalong, juga kami minta untk menyiagakan anggotanya," imbuh Zainal.

Kemudian sebagai informasi kepada masyarakat tentang kondisi tingkat kerawanan Karhutla, juga dipampang sebuah rambu.

Baca juga: Operasi Yustisi Prokes di Tabalong, Masih Temukan Sejumlah Pelanggar

Baca juga: Perkelahian di Kalsel, Gegara Utang, Penganiayaan Berdarah Terjadi di Desa Kapar Tabalong

Rambu kerawanan Karhutla ini berada di depan posko siaga KPH Tabalong dan setiap hari diperbarui, berdasarkan jumlah kejadian dan curah hujan.

Sehingga, bisa didapat kategori kondisi kerawanan Karhutla saat itu, apakah masuk dalam tingkat rendah, sedang atau tinggi bahaya.

(Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved