Breaking News:

Berita Banjarmasin

Ada Instruksi Penebalan PPKM Mikro, Ini Respons Pemerintah Kota Banjarmasin

Pemko Banjarmasin perpanjang status PPKM mikro dan tetap rutin laksanakan penegakan disiplin penerapan protokol kesehatan untuk menekan kasus Covid-19

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NOOR MASRIDA
ILUSTRASI - Aktivitas di pos PPKM Mikro Jalan Wildan Pasar, Kelurahan Telaga Biru, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (16/2/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah mengeluarkan Instruksi Mendagri Nomor 14 Tahun 2021, menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo, terkait penguatan/penebalan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyakat (PPKM) Mikro.

Penebalan PPKM mikro ini diharapkan menjadi solusi melonjaknya kasus Covid-19 di beberapa daerah di Indonesia.

Sasaran dari penebalan PPKM mikro mencakup beberapa sektor, mulai dari aktivitas perkantoran, belajar mengajar, kegiatan makan dan minum di rumah makan, pusat perbelanjaan hingga kegiatan keagamaan.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin, Mukhyar, Selasa (22/6/2021), mengaku sudah mengetahui adanya arahan melakukan penebalan PPKM mikro tersebut.

Baca juga: Hari Kedua PPDB Online SMP Negeri di Banjarmasin, 1.016 Peserta Terdaftar di Jalur Afirmasi

Baca juga: Update Covid-19 Kalsel : Terkonfirmasi Positif Bertambah 37, Kadinkes Sebut Tidak Ada Zona Merah

"Memang ada Inmen terbaru, yaitu Nomor 14 Tahun 2021 tentang penebalan PPKM Mikro. Mengatur mengenai perkantoran, misalnya di Zona Merah sampai 75 persen dilakukan Work From Home (WFH) untuk kegiatan kantor. Kemudian pusat perbelanjaan maksimal tutup pukul 20.00. Termasuk restoran dan rumah makan, pengunjungnya disarankan 35 persen saja, sisanya dibungkus," urai.

Angka kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin dalam beberapa waktu terakhir ini terbilang drastis menurun. Bahkan kasus aktif hanya menyisakan sekitar 80 orang.

Meskipun demikian, Mukhyar mengatakan, tidak terlalu mengacu pada menurunnya kasus Covid-19.

Apalagi, lanjut dia, Pemko Banjarmasin sudah kembali memperpanjang status PPKM mikro ini.

Baca juga: Sehari Jelang Pelantikan Ibnu-Arifin, Karangan Bunga Menghiasi Balai Kota Banjarmasin

Baca juga: Judicial Review 9 Pasal UU Minerba Diterima MK, WALHI Kalsel : Pemprov Harusnya Ikut Mendukung

"Memang Banjarmasin sudah tidak Zona Merah dan Zona Oranye lagi. Tapi kami tidak mau terpaku dengan itu. Kami akan tetap berusaha bagaimana masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Dan ini tentunya juga untuk kebaikan kita bersama," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved