Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Pilkada Kalsel 2020, Denny Indrayana Sampaikan Enam Dalil Gugatan ke Mahkamah Konstitusi

Pilkada Kalsel 2020. Calon gubernur Kalsel Denny Indrayana bawa 308 bukti dan ajukan 6 dalil ke MK terkait PSU Pilgub Kalsel di beberapa kecamatan.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
TIM HUKUM H2D
Calon gubernur Kalimantan Selatan, Denny Indrayana, di Mahkamah Konstitusi. 

Hal ini karena sedari proses awal perekrutan, Bawaslu Provinsi Kalsel sudah disiapkan untuk menjadi bagian tim pemenangan petahana.

Kelima, menurut Denny, KPU berpihak kepada paslon 1, bukan hanya dengan mengulur waktu pelantikan KPPS  dan masih menggunakan KPPS yang lama, tapi juga menerbitkan surat edaran syarat memilih yang melanggar UU Pilkada dan menguntungkan paslon 1 yang telah melakukan mobilisasi pemilih untuk membuat KTP di hari-hari akhir menjelang 9 Juni 2021.

Keenam, Daftar Pemilih Tetap (DPT) sengaja dikacaukan KPU demi menghalangi pemilih sah paslon 2 (Kehilangan Hak Pilihnya) dan meloloskan pemilih tidak sah paslon 1 agar tetap dapat memilih.

Setelah mengajukan gugatan, Denny Indrayana berharap MK memeriksa hingga akhir permohonan sengketa Pilgub Kalsel,  serta memutuskan Paslon 1 dibatalkan (diskualifikasi) atau paling tidak dinihilkan suara PSU-nya.

Sementara itu, KPU Kalsel sebelumnya mengaku akan menyiapkan jawaban atas gugatan pasangan calon ke MK.

Tim pasangan calon gubernur Kalsel nomor urut 01 H Sahbirin Noor-H Muhidin juga meminta agar tak ada rekayasa dalam gugatan kedua ke MK terkait Pilgub Kalsel.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved