Berita Kabupaten Banjar

Karhutla Kalsel, Pemkab Banjar Sebar Informan untuk Cegah Bencana Kabut Asap

Karhutla Kalsel. Pemkab Banjar melalui BPBD tempatkan informan di tiap kecamatan untuk cegah karhutla yang mengakibatkan bencana kabut asa.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Wilayah Kabupaten Banjar di Provinsi Kalimantan Selatan adalah satu daerah yang termasuk rawan dilanda kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla).

Menyikapi hal itu terulang kembali, Pemkab Banjar sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari sebagai upaya antisipasi dan menekan munculnya titik panas api.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Azhar Alamsyah, mengatakan, setiap wilayah kecamatan sudah ditempatkan satu petugas yang melaporkan situasi dan kondisi peristiwa kebencanaan.  

"Satu anggota itu berada di wilayah Kantor Kecamatan. Mereka membuat laporan setiap hari melalui Pusdalops BPBD Kabupaten Banjar," katanya kepada Banjarmasin Post, Kamis (24/6/2021). 

Persiapan lainnya, rapat koordinasi tanggap darurat bencana Kabut Asap akibat Karhutla sudah dilaksanakan di Kantor Pemkab Banjar.

Baca juga: VIDEO Kompleks Al Jihad Martapura Dicanangkan Jadi Kampung Tertib Lalu Lintas

Baca juga: Korupsi Kalsel : Sidang Dana Kas PD Baramarta, Mantan Ajudan Bupati Banjar Kembalikan Rp 32 Juta 

Selain itu, apel kesiapan personel dalam upaya tanggap darurat Kabut Asap sudah dilaksanakan di halaman Kantor BPBD Kabupaten Banjar.

Apel kesiapan personel tanggap darurat Kabut Asap melibatkan unsur Kodim 1006/Martapura, Polres Banjar,  Manggala Agni dan relawan peduli api.

Selain kesiapan sumber daya manusia, BPBD Kabupaten Banjar sudah menyiapkan armada untuk mobilitas dan angkutan peralatan pemadam menuju lokasi titik panas api.

Mengenai area yang terbakar pada 2020 dan potensi lahan yang terbakar pada 2021, Azhar beralasan, data teknis itu dikelola bidang lain.

"Kabid Logistik dan Kedaruratan yang lebih teknis sedang tugas dinas luar daerah, sehingga data belum dapat diakses,' ujar Izhar.

Baca juga: Hujan Interupsi di DPRD Kabupaten Banjar Saat Bahas Status PDAM

Baca juga: CPNS 2021, Kabupaten Banjar Cari 619 Guru P3K dan 366 CPNS Umum

Kendati data pada 2020 tidak diketahui, Azhar Alamsyah mengaku wilayah yang rawan Karhutla ditempatkan posko pemantauan.

"Ada beberapa titik posko. Tahun lalu posko dibangun di depan kantor BPBD Kabupaten Banjar, Kecamatan Martapura Barat, Kecamatan Sungai Tabuk, masuk Jalan lingkar Utara satu posko," ujarnya.

Posko pemantauan yang tersebar pada 2020 dikendalikan Pusdalops BPBD Kabupaten Banjar yang menerima informasi dari sejumlah posko karena anggotanya terdiri dari lintas instansi.

"Setiap hari, posko memantau dari pukul 08.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita. Data titik spot di Kabupaten Banjar, resmi diungkap oleh BPBD Provinsi Kalimantan Selatan," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved