Breaking News:

Tajuk

Selamat Bekerja, Pak Ibnu

setelah pemenang dilantik dan harus bekerja, saatnya semua kubu mengabaikan semua persaingan, pertentangan, sakit hati, kekecewaan dan sebagainya

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID - Setelah molor empat purnama, Kota Banjarmasin akhirnya punya wali kota definitif. Rabu (23/7), Ibnu Sina-Arifin Noor dilantik untuk menahkodai Kota Seribu Sungai hingga akhir 2024 mendatang.

Sebelumnya, Ibnu-Arifin harus bersabar melalui proses panjang Pilkada yang melelahkan. Selama itu, tentu ada persaingan sengit yang tak jarang menimbulkan riak konflik antar-kubu pasangan calon.

Kini, setelah pemenang dilantik dan harus bekerja, saatnya semua kubu mengabaikan semua persaingan, pertentangan, sakit hati, kekecewaan dan sebagainya. Biarlah ingatan pada semua peristiwa yang tidak enak itu menjadi hiburan saat minum kopi di pagi hari.

Pelampiasan merasa menang atau ekpresi atas kekecewaan, saatnya dalam bentuk kerja nyata. Terlalu banyak persoalan di kota ini yang harus diselesaikan penerima amanat dan perlu dukungan pasangan yang kalah.

Sebagai penerima amanat, Ibnu-Arifin haruslah bekerja ekstra keras dalam waktu yang tidak lima tahun. Bekerja 24 jam sehari, 7 hari dalam sepekan, 365 hari dalam setahun tanpa istirahat saja, problem kota ini belum tentu bisa dituntaskan. Apalagi bila problem-problem itu diantisipasi dengan kerja tidak serius.

Satu di antara bentuk kerja tanpa “tidur” dan keseriusan yang bisa dilakukan Ibnu-Arifin adalah menentukan prioritas. Sebab, ada sejumlah keterbatasan yang tidak bisa ditolak mereka. Jumlah anggaran, misalnya.

Dan, pilihan pada prioritas itu, haruslah tahu diri, tidak ambisus dan tidak sekadar latah mengikuti tren.

Bila revitalisasi saluran air dipilih jadi prioritas, maka hitunglah semua faktor sumber daya yang dimiliki, kemudian kerjakan hingga tuntas sesuai ukuran yang bisa dinikmati semua warga.

Bila ‘mencetak’ 500 (tidak perlu puluhan ribu) wirausaha dijadikan priotitas, tuntaskan problem produksi, pemasaran, permodalan dan sebagainya. Sehingga, dari 500 pengusaha baru itu akan berdampak pada kesejahteraan semua warga kota.

Atau apa saja bisa dijadikan prioritas, dengan catatan terukur dan tuntas sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh warga kota. Selamat bekerja, Pak Ibnu dan Pak Arifin. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved