Berita Banjarmasin

Sehari Pascadilantik, Wali Kota Banjarmasin Batalkan Dua Perjalanan Dinas

Wali Kota Banjarmasin menegaskan perjalanan dinas ke luar daerah hanya diperkenankan untuk yang memang sifatnya benar-benar penting

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/frans
Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina menegaskan akan membatasi aktivitas perjalanan dinas khususnya keluar daerah.

Hal ini disampaikan oleh Ibnu Sina usai memimpin rapat koordinasi (rakor) sehari pascadilantik sebagai Wali Kota Banjarmasin, Kamis (24/6/2021).

"Jadi sejak hari ini (kemarin, red) perjalanan dinas ke luar daerah itu harus benar-benar selektif," ujar Ibnu Sina kepada banjarmasinpost.co.id.

Ibnu menambahkan perjalanan dinas ke luar daerah hanya diperkenankan untuk yang memang sifatnya benar-benar penting.

Baca juga: Sehari Pasca Dilantik, Wali Kota Banjarmasin Temukan Ada Pejabat Tidak Hadir

Baca juga: Lowongan Kerja Banjarmasin Juni 2021, Dicari untuk Mekanik Kapal dan Operasional Docking

"Kalau sifatnya hanya untuk menambah wawasan, cukup googling saja. Pelatihan cukup di Banjarmasin saja," katanya usai memimpin rakor yang dilaksanakan di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin tersebut.

Tidak hanya itu, Ibnu menerangkan pada hari pertamanya bekerja setelah dilantik, dirinya bahkan sudah membatalkan dua perjalanan dinas.

"Tadi saya sudah membatalkan, menunda beberapa perjalanan dinas yang diajukan oleh SKPD. Ada dua. Karena masih bisa ditunda, terkecuali nanti kondisi sudah kembali normal," kata Ibnu tanpa menyebutkan SKPD yang dimaksud.

Baca juga: Kecelakaan Kalsel, Pengendara Motor Roda Dua Tewas Tabrak Pohon di Desa Pengayuan Banjarbaru

Mengenai alasan pembatasan kegiatan perjalanan dinas ke luar daerah tersebut, Ibnu mengatakan sesuai dengan adanya arahan dari Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Safrizal terkait dengan pandemi Covid-19.

"Jangan sampai ada yang positif Covid-19 hanya karena pulang dari perjalanan dinas luar daerah," katanya.

Terlepas dari itu, Ibnu juga mengatakan pembatasan perjalanan dinas memang sangatlah penting dilakukan pada situasi saat ini.

"Ini juga terkait soal efisiensi. Jangan sampai uang rakyat dipakai untuk kegiatan-kegiatan yang tidak prioritas," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved