Breaking News:

Bank Syariah Indonesia

Bulan Depan, Giliran Nasabah Bank Syariah di Kalsel Ganti Buku Tabungan dan ATM menjadi BSI

Merger antara Mandiri Syariah, BNI Syariah, BRI Syariah menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI) sudah resmi sejak per 1 Februari 2021.

Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
H Gusti Rusdi Effendi, Pimpinan Umum Banjarmasin Post Group menerima kenang-kenangan dari Imam Syarifudin, Area Manager Banjarmasin, Bank Syariah Indonesia, saat kunjungan ke Kantor Media Banjarmasin Post, Senin (28/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Merger antara Mandiri Syariah, BNI Syariah, BRI Syariah menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI) sudah resmi sejak per 1 Februari 2021.

Secara bertahap dilakukan penyesuaian baik tampilan kantor maupun administrasi nasabah. 

Lantas, bagaimana tabungan nasabah yang sebelumnya masih dengan nama bank-bank sebelumnya? 

Kemudian, apakah tidak berpengaruh jika nasabah masih menggunakan buku atau ATM bank sebelumnya? 

Imam Syarifudin, Area Manager Banjarmasin, Bank Syariah Indonesia, mengatakan, semua cabang atau outlet tidak ada yang tutup namun diganti semua dengan sign atau logo BSI.

Baca juga: Genjot Pembiayaan Otomotif, Bank Syariah Indonesia Luncurkan Program pembiayaan BSI Oto

Baca juga: Peringati Hari UMKM Internasional, BSI dan Shopee Gelar Pelatihan Go Digital

Baca juga: Ingin Bangun Galeri Produk Serba Sampah, BSI Berharap Didukung Pemkab HSS

Adapun merger secara sistem atau operasional sudah dimulai bertahap secara nasional sejak Mei tadi. 

Sedangkan untuk giliran Regional 10 Banjarmasin (Wiyalah Kalimantan) akan dimulai pada 12 Juli 2021 yang diawali nasabah Bank Mandiri Syariah, kemudian 22 Juli untuk nasabah BRI Syariah dan 2 Agustus untuk nasabah BNI Syariah.

"Jadi sementara ini tiga sistem dari tiga bank tadi masih berjalan, kemudian mulai Juli akan jadi satu yaitu migrasi ke BSI," ujar Imam saat silaturahmi ke kantor Banjarmasin Post Group, Senin (28/6/2021) di dampingi 
Rischan Nur Ichsan Thamrin / Branch Manager Lambung Mangkurat Banjarmasin dan Yanda Virgina Priority Banking Manager BSI.

Lanjutnya, tak perlu khawatir, data dan dana nasabah aman, hanya perubahan sistem lama ke sistem baru.

Adapun jumlah nasabah yang dipindahsistemkan, untuk wilayah Kalselteng sebanyak 230 ribu rekening. 

Baca juga: Pimpinan Bank Syariah Indonesia ke BPost, Sebut Masuk 7 Besar Perbankan Nasional

"Kami sudah pilah, kami sosialisasikan ke nasabah payroll, nasabah prioritas. Migrasi lancar, nasabah tak perlu khawatir," ujar Imam. 

Mengenai kartu ATM lama masih bisa dipakai, namun nasabah dipersilakan per 12 Juli nanti untuk ke cabang BSI terdekat untuk melakukan penggantian buku tabungan dan kartu ATM.

 (banjarmasin post.co.id/salmah saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved