Breaking News:

Berita Banjarmasin

Putera Kebudayaan Indonesia Asal Kalsel Promosikan Naga Sasirangan di Jakarta

Huda memilih menetap di Jakarta untuk melanjutkan advokasinya mengenalkan budaya Banjar dan kain sasirangan

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Eka Dinayanti
istimewa
Muhammad Nurul Huda bersama Resti 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah dinobatkan sebagai runner up III atau juara keempat Putera Kebudayaan Indonesia 2020, Muhammad Nurul Huda asal Kalimantan Selatan sibuk menjalankan kegiatan di bidang budaya, yakni memperkenalkan budaya Banjar di Jakarta.

Salah satunya mengenai salah satu kerajinan tangan khas Kalsel kain Sasirangan.

Supaya kain lebih kenal luas lagi, Huda kini memilih menetap di Jakarta untuk melanjutkan advokasinya yakni Gempardaya atau singkatan dari Generasi Muda Pariwisata dan Budaya.

"Saya memilih fokus untuk mengangkat kain Sasirangan, karena saatnya pemuda Kalsel berani untuk fokus mengenalkan kain sasirangan secara Nasional di Jakarta," ucap Huda.

Baca juga: Raih Juara Pertama Putra Kebudayaan Nusantara 2020 di Medan, Atak Batola 2018 Ini Sampai Syok

Baca juga: Amirudin Duta Wisata Kabupaten Tanahbumbu, Bangga Ikut Partisipasi Kegiatan Kampung Tangguh Banua

Lelaki kelahiran Pagatan 25 Oktober 1997 ini memberikan nama Sasirangan dengan sebutan Naga Sasirangan singkatan dari Nanang Galuh.

Diberi nama Naga Sasirangan karena Huda merupakan wakil 1 Nanang Kalimantan Selatan dan ia mendirikan advokasi Gempardaya bernama saudarinya Resty sebagai Galuh.

"Saat ini Naga Sasirangan tengah mempersiapkan untuk mewakili produk budaya Kalsel pada event pameran budaya berbentuk benda di Jakarta Barat awal Juli mendatang," ungkapnya.

Ditambahkan Huda, dirinya akan mengangkat produk budaya Kalsel seperti kain sasirangan, sasirangan eco printing, olahan purun dan tenun pagatan dari kabupaten Tanah Bumbu.

Baca juga: HUT ke-75 Bhayangkaraya, Polres Kotabaru dan Jajaran Sudah Vaksin 3.451 Orang

Baca juga: Pelaihari Kembali Dominasi Pasien Fasyansus Covid-19 Tala, 23 Pekerja Tambang Masih Jalani Perawatan

Selain itu, Naga Sasirangan juga rutin mengedukasi masyarakat umum melalui sosial media Instagram, yakni @Naga_Sasirangan.

Konten edukatif yang terdapat di dalamnya cukup menjadi daya tarik bagi warganet karena memberikan konten edukatif budaya dengan desain konten yang menarik.

Selain melalui sosial media, lanjut dia, Naga Sasirangan juga sudah melakukan photoshoot on the street di kawasan Jakarta Selatan.

"Kain apa ini? Warnanya bagus dan motifnya unik," tanya warga yang di sekitar kegiatan photosoot.

Huda dan timnya pun menjelaskan bahwa kain tersebut merupakan produk budaya Kalimantan Selatan, yakni Sasirangan.

Ditambahkan dia, ini membuktikan masih banyak masyarakat luas yang belum mengenal kain sasirangan, dan hal tersebutlah yang membuat Naga Sasirangan berkomitmen untuk mengenalkan secara luas tentang produk budaya Banua.

(banjarmasin post.co/syaiful anwar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved