Breaking News:

Berita Kapuas

Masih Pandemi, Pembagian Rapor di MAN Kapuas Terapkan Prokes Ketat

Masih masa pandemi Covid-19, pembagian buku rapor kenaikan kelas kepada peserta didik kelas X dan kelas XI MAN Kapuas di masing-masing kelas dilaksana

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Edi Nugroho
MAN Kapuas
Peserta didik MAN Kapuas saat mengambil rapor dengan tetap terapkan prokes. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Masih masa pandemi Covid-19, pembagian buku rapor kenaikan kelas kepada peserta didik kelas X dan kelas XI MAN Kapuas di masing-masing kelas dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Pembagian rapor itu dilakukan setelah peserta didik MAN Kapuas melalui rangkaian kegiatan Penilaian Akhir Tahun (PAT) tahun pelajaran 2020/2021 dari tanggal 5 - 15 Juni 2021, dan dalam rangka melaporkan nilai dan prestasi mereka selama satu semester dilaksanakan pembagian buku rapor.

Wakamad Bidang Kurikulum MAN Kapuas, Ahmad Sajarwan menuturkan sistem pembagian raport semester genap tahun pelajaran 2020/2021 masih sama pelaksanaannya dengan pembagian rapor pada semester ganjil.

Yakni pengaturan jadwal pengambilan buku rapor oleh siswa maupun orangtua siswa dengan menerapkan prokes dan bergiliran.

Baca juga: Lihat Nilai Rapor Betrand Peto Terkait Kelulusan SMP, Ruben Onsu dan Sarwendah Kaget

Baca juga: VIDEO Orangtua Dampingi Anak Ambil Rapor Secara Bergiliran di SMPIT Al Khair di Kota Barabai

Baca juga: Rapor Pemain Persib Bandung Farshad Noor & Ezra Walian saat Debut di Piala Menpora 2021

Baca juga: Sudah Dicueki Martial, Mbappe Juga Bikin Rapor Merah saat Bela Prancis di Pra Piala Dunia 2022

"Alhamdulillah pembagian rapor kenaikan kelas berjalan lancar meski kami harus mengatur jadwal pengambilan rapor dengan menentukan jumlah siswa dan durasi waktu setiap sesinya," kata Ahmad Sajarwan, Selasa (29/6/2021).

Dilanjutkannya, agar tidak terjadi penumpukan jumlah orang di lingkungan madrasah, tentunya dengan mematuhi prokes yakni memakai masker, mencuci tangan saat tiba di madrasah.

"Peserta didik juga diwajibkan membawa alat tulis pribadi untuk tanda tangan terima rapor," ujarnya.

Dia menjelaskan masa pandemi Covid-19 masih belum berakhir sejak satu tahun lebih, kondisi ini berimbas pada semua sektor kehidupan tidak terkecuali pada dunia pendidikan.

Diantaranya yakni pelaksanaan pembelajaran yang tidak bisa dilaksanakan secara tatap muka.

"Walaupun demikian kegiatan pembelajaran harus tetap dilaksanakan hingga tahap akhir tahun pelajaran walaupun secara daring," pungkasnya
(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved