Berita Tanahlaut
Lama Tak Terdengar Kabarnya, Ternyata Bocah Obesitas Tanahlaut Kini Telah Bisa Berjalan
Bocah obesitas berbobot 125 kilogram yaitu Ahmad Irwandi pernah tak bisa berjalan. Lama tak terdengar kabarnya, kini ia sudah bisa berjalan
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Publik di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), pada November 2020 lalu dikejutkan oleh adanya bocah obesitas berbobot 125 kilogram yaitu Ahmad Irwandi.
Lumayan lama tak terdengar kabarnya, bocah yang kini berusia 14 tahun anak warga RT 8 RW I Desa Kuringkit, Kecamatan Panyipatan, itu kini telah makin sehat kondisinya.
Sekadar diketahui pada November 2020 lalu bocah laki-laki itu sakit dan membuatnya tak bisa duduk, apalagi berdiri.
"Alhamdulilah sekarang Wandi (Ahmad Irwandi, red) sudah bisa berjalan sendiri. Kami turut lega mengetahui perkembangan kesehatannya yang sudah mengalami kemajuan yang signifikan," ucap Marliana, koordinator penyuluh agama Kementerian Agama Tala Marliana, Rabu (30/6/2021).
Baca juga: Lama Tak Terdengar, Bobot Bocah Obesitas Kabupaten Tala Kian Turun
Baca juga: Masih Harus Bolak-balik Kontrol ke Rumah Sakit, Ortu Bocah Obesitas Tala Bingung Kehabisan Uang
Baca juga: Usai Jalani Ruqyah di Tempat ini, Kondisi Bocah Obesitas di Tanahlaut Kian Membaik
Sejak kasus bocah obesitas itu mencuat ke publik tahun lalu, Marliana telah beberapa kali mengunjungi pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Tanahlaut tersebut.
Rabu pagi tadi, Marliana kembali mengunjungi bocah itu. Ia membawakan makanan untuk Irwandi.
Sebelumnya beberapa waktu lalu dirinya membawakan obat-obatan herbal, termasuk alat untuk mempermudah bocah itu latihan menggerakkan lengan.
"Selama ini yang membelikan obat herbal untuk Wandi dari saya, dari BKPRMI Tala dan yang berlanjut hingga sekarang dari Baznas Tala," sebut Marliana.
Dikatakannya, meski bocah itu sudah bisa berjalan namun belum sepenuhnya lancar. Tiap pagi masih terus dilatih berjalan oleh pihak keluarga.
Berat badan bocah itu pun juga terus menyusut.
Baca juga: Begitu Tiba di Kampung, Bocah Obesitas Tala Langsung Disambangi Teman Sekolah
"Sekarang tinggal 87 kilogram dari semula yang pernah sempat mencapai bobot 134 kilogram," sebut Marliana.
Karenanya, kondisi kesehatan Irwandi pun makin membaik dan telah ceria kembali meski belum bisa beraktivitas normal seperti dulu. Semasa sehat dulu, hampir tiap hari bocah ini bermain bola selain gemar bersepeda. (banjarmasinpost.co.id/idda royani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bocah-obesitas-tanahlaut-ahmad-irwandi-sudah-bisa-berjalan.jpg)